detikNews
Sabtu 28 Juli 2018, 01:46 WIB

Fase Gerhana Bulan Total Terlama Dimulai, Begini Momennya

Sahaya Anisa - detikNews
Fase Gerhana Bulan Total Terlama Dimulai, Begini Momennya Foto: Screenshot video pantauan gerhana bulan total terlama abad ini di BMKG di Palu
Jakarta - Gerhana bulan total terlama abad ini sudah dimulai. Fase pertama dimulai dengan masuknya bulan di bayangan bumi samar (penumbra).

Pantauan detikcom di kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7/2018), fase gerhana bulan awal ini dimulai pukul 00.13 WIB. Sekitar pukul 01.30 WIB fase gerhana bulan sudah mulai masuk ke umbra.

Gerhana bulan total ini bisa diamati menggunakan teropong bintang merek Vixen. Ada dua teropong yang disediakan BMKG untuk memantau gerhana bulan total terlama abad ini.


Teropong ini bisa langsung disambungkan ke kamera DSLR atau disambungkan ke laptop untuk bisa dengan jelas melihat penampakan gerhana bulan yang sedang terjadi. Fase gerhana mulai atau P1 pun menjadi terlihat jelas.

"Jadi gerhana baru mulai. Jadi ketutup yang bayangan penumbra. Jadi cuma bedanya tipis banget. Kita baru fase ini jadi seperti tertutup selaput tipis saja. Sekarang ketutup bayangan tipis saja. Belum terlihat signifikan. Kita menyebutnya gerhana mulai atau P1," ujar pengamat Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Syiroj Judin di lokasi.


Fase P1 adalah fase ketika bulan masuk di bayangan penumbra atau bayangan tipis. Fase ini akan segera berganti masuk fase umbra sekitar pukul 01.24 WIB.

"Kita baru yang penumbra ini lo. Kalau nanti sudah di umbra, berarti dia sudah totalnya nanti. Sudah kelihatan yang Blood (Moon) yang merah itu. Itu yang bayangan umbranya. Tapi kalau penumbra, dia masih bayangan samar. Bayangan semunyalah seperti itu. Samar-samar, belum bayangan inti. Kalau inti kan sudah gelap tapi kelihatan bukan gelap, tapi seperti merah" pungkas Syiroj.


Untuk diketahui, gerhana bulan total yang terjadi pada Sabtu (28/7) dini hari ini merupakan gerhana bulan total terlama abad ini karena mencapai 103 menit. Gerhana bulan total terlama ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Fase gerhana bulan total yang lebih lama dari gerhana bulan dini hari ini dan bisa disaksikan di Indonesia bakal terjadi pada 19 Juni 2141, yaitu mencapai 106 menit.

Berikut waktu dari proses gerhana bulan total 28 Juli 2018, dini hari nanti:

- Bulan memasuki penumbra Bumi/gerhana bulan penumbra mulai (P1): 00.13 WIB
- Bulan memasuki umbra Bumi/gerhana bulan sebagian mulai (U1): 01.24 WIB
- Gerhana bulan total mulai (U2): 02.29 WIB
- Puncak gerhana bulan total: 03.21 WIB
- Gerhana bulan total selesai (U3): 04.13 WIB
- Bulan meninggalkan umbra Bumi/gerhana bulan sebagian selesai (U4): 05.19 WIB
- Bulan meninggalkan penumbra Bumi/gerhana bulan penumbra selesai (P4): 06.28 WIB


Begini Penampakan Gerhana Bulan dari Berbagai Wilayah di Indonesia:

[Gambas:Video 20detik]




(ams/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com