DetikNews
Jumat 27 Juli 2018, 19:10 WIB

Gerhana Bulan Total Terlama Abad Ini Bakal Kembali di 2141

Aditya Mardiastuti - detikNews
Gerhana Bulan Total Terlama Abad Ini Bakal Kembali di 2141 Ilustrasi gerhana bulan saat Super Blue Blood Moon (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta - Gerhana bulan total yang terlama abad ini bakal menghiasi langit dini hari nanti. Nah, gerhana bulan terlama ini bakal bisa disaksikan lebih dari seratus tahun lagi!

"Adapun gerhana bulan dengan fase totalitas yang lebih lama dari gerhana bulan total 28 Juli 2018 dan dapat diamati dari Indonesia adalah gerhana bulan total 19 Juni 2141, yaitu mencapai 106 menit," tulis BMKG dalam situsnya seperti dikutip detikcom, Jumat (27/7/2018).


BMKG menyebutkan fase totalitas gerhana bulan total dini hari nanti yang mencapai 103 menit adalah yang terlama hingga lebih dari seratus tahun ke depan. Fase gerhana bulan total yang lebih lama dari gerhana bulan dini hari nanti bakal terjadi pada 9 Juni 2123 mendatang. Sayangnya, gerhana itu tak teramati dari Indonesia.


BMKG juga menerangkan penyebab lamanya gerhana bulan total pada 28 Juli 2018 disebabkan tiga hal. Di antaranya posisi pusat piringan bulan dekat sekali dengan pusat umbra bumi, kemudian gerhana bulan ini terjadi pada saat bulan berada di titik terjauh dari bumi dan saat bulan berada di titik terjauhnya dari matahari.

"Pada saat puncak gerhana terjadi, jarak bumi-matahari adalah lebih dekat 184 ribu km dari saat di aphelion tersebut. Secara umum, semakin jauh posisi bumi dari matahari, kerucut umbra yang terjadi menjadi semakin panjang dan lebih besar jika dibandingkan saat bumi berada di sekitar titik terdekatnya dari matahari. Karena itu, durasi totalitas gerhana bulan total terjadi pun berpotensi menjadi lebih lama," terang BMKG.
(ams/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed