Jolloro Tenggelam, 2 Orang Tewas
Senin, 01 Agu 2005 09:39 WIB
Palu - Hingga Senin (1/8/2005) masyarakat dan Polres Pangkep terus mencari 3 penumpang perahu tradisional alias Jolloro yang tenggelam di perairan Kabupaten Pangkajene, Sulsel. Perahu itu karam Minggu kemarin (31/7/2005).Dari pencarian yang dilakukan oleh masyarakat bersama Polres Pangkep, hingga kini dua orang telah ditemukan tewas, dan 3 orang masih belum ditemukan. Kedua orang tewas ini pun belum diketahui identitasnya.Dari informasi yang dihimpun, perahu ini adalah perahu yang sering digunakan oleh warga yang tinggal di pulau-pulau yang berada di sekitar Pangkep, untuk menyeberang ke Pangkep. Para pengguna perahu ini, biasanya orang-orang yang bekerja di daratan. Para penggunan perahu ini berangkat pagi dan pulang petang.Idealnya perahu jenis ini berpenumpang 5 hingga 8 orang. Perahu ini digunakan sebagai angkutan antarpulau, karena dilengkapi dengan mesin berkapasitas kecil.Diperkirakan, perahu naas ini berangkat dari pelabuhan Biringkassi, Bungoro sekitar pukul 17.30 Wita, dan bermuatan 10 orang. 5 Orang di antaranya dinyatakan selamat."Kemungkinan cuaca buruk dan datang ombak besar yang menerjang perahu sehingga perahu itu terbalik. Tapi ada juga dugaan perahu itu kelebihan penumpang," ujar Iptu Ricky Lesmana, Kepala Urusan Pembinaan Reserse dan Kriminal Polres Pangkep ketika ditemui wartawan.
(nrl/)











































