Berantas KKN, Menneg BUMN Gandeng Muhammadiyah

Berantas KKN, Menneg BUMN Gandeng Muhammadiyah

- detikNews
Senin, 01 Agu 2005 00:19 WIB
Yogyakarta - Prihatin masih banyak kasus korupsi di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian BUMN menggandeng Muhammadiyah untuk ikut memberikan dukungan moral dalam memberantas korupsi. Hal ini disebabkan 16 BUMN diindikasikan terlibat dan melakukan korupsi."Muhammadiyah adalah gerakan pendidikan untuk berdakwah dan selalu mengkampanyekan kebaikan. Kita perlu menggandeng Muhammadiyah dalam memberantas korupsi dan itu juga keinginan pemerintah untuk memberantas KKN," kata Menneg BUMN Sugiharto saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi dengan pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah di Kantor PP Muhammadiyah di Jl Cik Di Tiro, Yogyakarta, Minggu (31/7/2005).Dalam acara itu, Sugiharto didampingi Wakil Direktur Utama PT Telkom Garuda Sugardo serta sejumlah pimpinan di kementerian BUMN. Sedangkan pengurus PP Muhammadiyah di antaranya Ketua Umum, Dien Syamsuddin didampingi Sekretaris Umum H Rosyad Saleh serta sejumlah pengurus PP Aisyiah.Namun Sugiharto mengakui bila memberantas korupsi di BUMN itu tidaklah mudah. Sebab secara menyeluruh, korupsi itu susah dihitung secara moneter. Meskipun terungkap temuan-temuan indikasi korupsi, namun secara hukum sulit untuk dibuktikan. Padahal, jumlah hasil korupsi itu bisa mencapai multiple triliunan."Sudah ada 16 BUMN yang terlibat korupsi. Rata-rata besarnya di atas Rp 1 triliun. Sekarang ini beberapa kasus sedang didalami termasuk kasus bank BUMN yang beberapa orangnya sudah meringkuk di tahanan," ungkap Sugiharto.Menurut dia, upaya-upaya yang akan dilakukan agar BUMN menjadi sebuah good corporate goverment, akuntabel dan bertanggungjawab dapat dilakukan dengan cara menyelaraskan dengan sifat-sifat akhlak mulia. Diharapkan, dengan cara seperti itu insan-insan di BUMN punya akhlak yang mulia. "Orang bekerja itu sesungguhnya adalah refleksi dari sebuah ibadah dan dengan ibadah itu akan tercipta akhlak yang mulia," katanya.Ketua Umum PP Muhammadiyah Dien Syamsudin menambahkan, Muhammadiyah mendukung upaya Meneg BUMN dalam melakukan pemberantasan korupsi. Selama ini, Muhammadiyah telah bekerjasama dengan NU dalam melakukan pemberantasan korupsi. Hal yang dilakukan Muhammadiyah ini lebih bersifat memberikan keberanian moril agar aparat penegak hukum semakin berani untuk menegakkan kebenaran dan memberantas korupsi. Sebab, salah satu lemahnya pemberantasan korupsi karena lemahnya penegakan hukum."Muhammadiyah hanya memberikan keberanian moril saja. Sekarang ini sudah mulai dilakukan pelatihan kader-kader atau relawan Muhammadiyah untuk memberantas korupsi," ujarnya. (atq/)


Berita Terkait