Pengendara Motor Bakar Rumah Kontraktor, 1 Tewas & 3 Luka-luka

Pengendara Motor Bakar Rumah Kontraktor, 1 Tewas & 3 Luka-luka

- detikNews
Minggu, 31 Jul 2005 23:48 WIB
Jakarta - Nekad juga pelaku kejahatan satu ini. Sejumlah pengendara bermotor menyiramkan bensin di sekitar rumah seorang kontraktor. Tak ayal lagi, rumah milik Erizon warga Jl Bahana Gang Mandiri No 40 Kelurahan Tangkerang Tengah Pekanbaru, Riau terbakar habis. Akibatnya, satu orang tewas dan tiga orang menderita luka bakar.Diduga pemicu kebakaran yang terjadi pada pukul 04.00 WIB ini terkait dengan pelaksanaan proyek tender di Dinas Pendidikan dan Olahraga Pekanbaru. "Menurut saksi mata, tiga sepeda motor singgah di depan rumah Erizon. Mereka berjumlah enam orang, tiga diantaranya turun dan menyiramkan bensin ke halaman rumah sedangkan tiga lainnya membawa sepeda motor menunggu di depan gang," kata Kasat Reskrim Poltabes Pekanbaru Kompol Suratno kepada detikcom via telepon, Minggu (31/7/2005).Menurut Suratno, tiga orang itu menyiramkan bensin baik halaman maupun dinding rumah bagian depan, selanjutnya mereka mulai membakar. Tetangga yang tinggal di depan rumah langsung meneriakkan maling. Mendengar teriakan tersebut, keenam orang dengan tiga sepeda motor itu langsung kabur.Warga kemudian mencoba melakukan pemadaman. Namun karena disiram bensin, api cepat menjalar ke dalam rumah. Setelah api padam diketahui terdapat satu wanita tewas. Wanita yang kerap dipanggil Hel(34) adalah saudara dari keluarga Erizon yang berasal dari kabupaten Taluk Kuantan. Hel baru menginap satu hari di rumah Erizon.Tiga korban lainnya yang menderita luka bakar adalah dua anak kandung yang masing-masing berumur 3 dan 6 tahun serta saudara Erizon yang berumur 27 tahun. Mereka langsung dilarikan ke RS Tabrani di Jl Sudirman Pekanbaru. Sedangkan korban yang meninggal sudah dikembalikan ke kampung halamannya."Dugaan kuat aksi pembakaran terkait pelaksanaan proyek tender di Dinas Pendidikan dan Olahraga Pekanbaru. Sebelumnya keluarga korban pernah didatangi beberapa orang yang ikut terlibat tender dan memaksanya untuk tidak ikut tender," kata Suratno.Pihak kepolisian meminta keterangan dari tiga saksi yang merupakan tetangga Erizon. Hingga saat ini, Erizon belum bisa dimintai keterangan oleh polisi karena masih berduka. (atq/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads