4 Penambang Kapur di Grobogan Tewas Tertimbun Longsor

4 Penambang Kapur di Grobogan Tewas Tertimbun Longsor

- detikNews
Minggu, 31 Jul 2005 21:07 WIB
Jakarta - Nasib memang tak bisa diduga. Seperti dialami empat penambang kapur yang tewas tertimbun longsor di tempat dimana mereka biasanya mengais rejeki, di Desa Tanggungharjo, Kec. Tanggungharjo, Kab Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (31/7/2005). Sebetulnya peristiwa tersebut terjadi pada pukul sekitar 07.00 WIB. Namun karena peralatan terlambat datang, evakuasi baru bisa dilakukan pada pukul 14.00 WIB. Satu jam setengah kemudian, semua korban bisa dikeluarkan dari reruntuhan kapur.Keempat korban tewas adalah Agus (40), Mat Thoha (25), Indraswati (45), dan Yudi (30). Agus dan Mat Thoha berprofesi sebagai sopir dan kenek pengangkut kapur, sedangkan Indraswati dan Yudi merupakan bos atau pengepulnya.Menurut keterangan warga setempat, peristiwa tersebut terjadi sangat cepat. Bukit yang sehari-harinya jadi lahan penghidupan itu tiba-tiba saja ambrol tanpa ada penyebabnya. Keempat korban yang berada di bawahnya tidak sempat menghindar.Indraswati tewas seketika di lokasi. Mat Thoha dan Yudi mati sesaat setelah dievakuasi. Sedangkan Agus menghembuskan nafas terakhir ketika dilarikan ke klinik di Karangawen, Grobogan. Kejadian itu menggegerkan warga sekitar. Mereka berusaha mengevakuasi korban dengan peralatan seadanya. Ketika mereka berhasil mengevakuasi Indraswati, peralatan dari Dinas Pekerjaan Umum Jateng tiba.Pejabat setempat juga sempat mendatangi lokasi. Namun mereka tidak bisa apa-apa karena instansi setempat tak punya peralatan. Akhirnya, Wakil Ketua DPRD Nur Wiobowo berhasil mengontak kepala DPU Margono untuk minta bantuan peralatan.Ambrolnya bukit tersebut diduga karena penambangan yang tidak memperhatikan struktur tanah. Terlebih lagi, tanah kapur terhitung sangat labil. Sehingga tanah ambrol atau longsor sangat mungkin terjadi meski tidak ada penyebabnya. (atq/)


Berita Terkait