Peternak Tangerang Lakukan Aksi Tutup Mulut Terhadap Pers

Peternak Tangerang Lakukan Aksi Tutup Mulut Terhadap Pers

- detikNews
Minggu, 31 Jul 2005 11:49 WIB
Jakarta - Pers menjadi musuh yang paling dibenci oleh para peternak unggas di Tangerang, Banten, saat ini. Bagi mereka, penjualan unggas turun drastis akibat ulah pers yang getol memberitakan kasus flu burung. "Hari ini peternak ayam Tangerang melakukan aksi tutup mulut terhadap media massa," kata Ketua Persatuan Industri Perunggasan Indonesia, Sutrisno saat ditemui wartawan di lapangan Plaza Bumi Serpong Damai, Serpong, Tangerang, Minggu (31/7/2005). Menurut Sutrisno, akibat maraknya pemberitaan flu burung sejumlah los penjualan unggas dan babi tutup. Pemberitaan flu burung juga menyebabkan penjualan unggas turun drastis. Di Pasar Kamis Tangerang, setidaknya ada tiga los penjual ayam tutup. Kemudian juga satu los penjual babi dan los ayam bumbu tutup. Dijelaskan Sutrisno, peternak Tangerang biasanya mampu menjual 100 ekor ayam perhari. Namun karena pemberitaan media massa tentang flu burung, penjualan turun drastis, perhari hanya 10 ekor yang mampu terjual.Nasib apes juga menimpa penjualan telur. Jika biasanya terjual 8 ribu telur per hari. Kini hanya 74 butir perhari. Sutrisno menegaskan, Tangerang sudah bebas flu burung sejak tahun 2003. Dinas Peternakan secara rutin memberikan penyuluhan dan vaksi agar ternak tak terjangkiti flu burung. "Kita menyesalkan pemberitaan di media sehingga Tangerang diberikan label zona merah," tegas Sutrisno. (iy/)


Berita Terkait