Ketua DPRD soal Kali Item: Anies Jangan Cari Kesalahan Gubernur Lalu

Ray Jordan - detikNews
Rabu, 25 Jul 2018 07:33 WIB
Foto: Rengga Sancaya/detikcom
Jakarta - Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi menyoroti persiapan DKI Jakarta dalam perhelatan Asian Games 2018, termasuk soal Kali Item yang ditutup dengan jaring (waring). Dia mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bekerja dan tidak hanya mengeluhkan peninggalan kerja era pemerintah masa lalu.

Prasetyo mengapresiasi langkah Pemprov DKI di bawah kepemimpinan Anies dalam menyambut Asian Games, yang juga akan diselenggarakan di Jakarta. Tapi, terkait Kali Item, Prasetyo menilai sebaiknya Pemprov DKI mencari solusi yang lebih baik, yakni melakukan pengerukan atau penyodetan.

"Intinya, kami mengapresiasi pemerintahan DKI, tapi yang lebih baiknya solusi untuk Kali Item ini kan dulu kali yang tidak pernah tersodet dari Kemayoran sampai Sunter sekarang berjalan. Apakah kali itu mau dikeruk atau disodet?" kata Prasetyo saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/7/2018).



Saksikan juga video 'Anies Salahkan Pemerintah Terdahulu soal Kali Item':

[Gambas:Video 20detik]



Prasetyo menegaskan Anies tidak boleh hanya mengeluh dan mencari-cari kesalahan pemerintah masa lalu. Dia berharap Anies bisa bertindak cepat untuk melakukan aksi, terlebih perhelatan Asian Games di Jakarta tinggal menghitung hari.

"Jangan mencari kesalahan ini bekas pemerintahan sebelumnya, tapi ayo kita kerjakan ke depannya, apa langkah ke depan, apakah dikeruk atau bagaimana?" katanya.

Prasetyo pun mengakui Kali Item luput dari perhatian pemerintah DKI Jakarta sejak dulu. Untuk itu, dia berharap Anies mau membereskan persoalan kali ini.

"Memang dari dulu tidak tersentuh, tapi kan setelah ganti pemimpin harusnya diperbaiki," katanya.


Terkait dengan ide memasangkan waring di permukaan kali tersebut, Prasetyo mengapresiasi. Meski yang dilakukan itu dinilai Prasetyo hanya untuk estetika.

"Sebetulnya kalau itu langsung dikerjakan bisa selesai cepat. Untuk itu, kami harapkan minimal ada perubahanlah. Saya mengapresiasi ide Pak Gubernur mungkin itu yang lebih indah, kalau itu yang lebih baik menurut beliau, ya sudah," katanya.
Kali Item yang ditutup dengan waring.Kali Item yang ditutup dengan waring. (Agung Pambudhy/detikcom)

Selain soal Kali Item, Prasetyo menyoroti kebersihan dan ketertiban kawasan protokol DKI Jakarta. Dia ingin penataan trotoar bisa dilakukan dengan maksimal dan penataan PKL juga bisa dilakukan dengan baik demi citra Ibu Kota di hadapan tamu-tamu negara peserta Asian Games.

"Saya minta pemda mulailah sosialisasi. Di trotoar itu ada masalah terminal bayangan. Di Bundaran HI juga masih banyak pedagang kopi keliling, hal itu harus jadi perhatian supaya pandangan tamu-tamu negara peserta Asian Games melihat indahnya Kota Jakarta," katanya.

Prasetyo juga mengusulkan agar Pemprov DKI menata kawasan Tanah Abang. Sebab, diprediksi Tanah Abang akan banyak dikunjungi tamu dari negara peserta Asian Games.

"Coba Tanah Abang diperbaiki. Itu tamu negara pasti datang ke sana. Tanah Abang itu sudah terkenal, terutama di kalangan Asia," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Kali Item dekat Wisma Atlet di Kemayoran sudah lama berwarna hitam. Menurutnya, itu akibat Kali Item dulu tidak diperhatikan.

"Yang jangan dilupakan adalah kali itu bukan hitam sejak tiga bulan lalu, kali itu sudah hitam sejak tahun-tahun lalu. Jika yang mengelola Jakarta dulu memerhatikan ini, kita nggak punya warisan Kali Item. Ini karena dulu nggak diperhatikan, jadi kita punya warisan Kali Item. Sekarang diperhatikan," kata Anies di Taman Marga Satwa Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (24/7). (jor/aan)