Beda Sel Novanto, LHI sampai OC Kaligis di Sukamiskin

Erwin Dariyanto, Aditya Mardiastuti - detikNews
Selasa, 24 Jul 2018 23:01 WIB
Lapas Sukamiskin (Tri Ispranoto/detikcom)
Jakarta - Dirjen Jenderal Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami melakukan inspeksi mendadak di sel Setya Novanto hingga Luthfi Hasan Ishaaq di Lapas Sukamiskin, Bandung. Sejumlah barang mewah ditemukan di dalam sel tokoh-tokoh ternama itu. Bagaimana bedanya?

Presenter Najwa Shihab ikut dalam sidak yang dilakukan Sri Puguh pada Minggu (22/7) malam. Ruangan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), yang dipenjara di Lapas Sukamiskin, menjadi salah satu sel yang disambangi tim.


Ada alat olahraga, sepeda statis, di sel terpidana 18 tahun bui kasus korupsi impor daging sapi itu. Ada juga microwave, steamer baju, dan fasilitas kamar mandi mewah seperti kloset duduk dan jet shower. Lantas bagaimana LHI membawa barang-barang mewah itu ke dalam selnya?

"Jadi saya minta keterangan dari dokter tentang masalah kesehatan (saya). Mereka (dokter) membantu dan memberi rekomendasi dengan alasan medis," kata Luthfi kepada tim 'Mata Najwa', Minggu (22/7/2018) malam.


Beralih ke ruangan milik pengacara kondang Otto Cornelis Kaligis (OC Kaligis), tim juga menemukan aneka gadget di dalam selnya. Temuan gadget itu di antaranya komputer tablet, laptop, TV, dan printer.

Selain gadget, sel OC Kaligis juga dilengkapi sejumlah fasilitas mewah, di antaranya kloset duduk, dan jet shower.

Sementara itu, ruang tahanan eks Ketua DPR Setya Novanto tak semewah sel LHI atau OC Kaligis. Sel terpidana kasus korupsi e-KTP itu terlihat beberapa tambalan semen di dindingnya. Instalasi pipa air juga terlihat menonjol keluar, sementara di sudut ruangannya ada tumpukan koran, roti tawar, toaster, mi instan, serta galon dan dispenser.


Sebelumnya, saat penangkapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, KPK tidak menemukan Fuad Amin dan Tubagus Chaeri Wardana (Wawan) di dalam sel mereka. Sel Fuad Amin dan Wawan pun disegel KPK.

Belum diketahui fasilitas mewah apa saja yang dimiliki oleh Wawan, karena segel KPK masih terpasang di pintu sel itu.

[Gambas:Video 20detik]

(ams/tor)