detikNews
Selasa 24 Juli 2018, 19:05 WIB

Anies Berencana Tambah Produksi Alat Pengolahan Limbah

Mochamad Zhacky - detikNews
Anies Berencana Tambah Produksi Alat Pengolahan Limbah Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan menambah jumlah instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Rencana awal, Pemprov DKI akan membuat 10 IPAL setiap tahun.

"Pembangunan IPAL komunal itu dilakukan 10 (unit) tiap tahun. Kemarin saya sampaikan sudah harus ditingkatkan, tidak mungkin kita hanya membangun 10 per tahun dan kapasitasnya cuma 150 KK (kepala keluarga). Saya bilang, ini dana kita masuk (cukup). Nanti akan kita tingkatkan," kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (24/7/2018).

Selain itu, Pemprov DKI juga berencana membuat IPAL sanitasi berbasis masyarakat (sanimas) dengan kapasitas untuk limbah 50-100 KK. Kini, pembuatan IPAL komunal sudah masuk tahap lelang.



"Kemudian membangun juga IPAL sanimas itu sebanyak 44 di lokasi yang kapasitasnya 50-100 KK lagi. Skala yang kita kerjakan masih terlalu kecil. Jadi, saya meminta untuk ditingkatkan skalanya," terang Anies.

IPAL merupakan alat untuk mencegah pencemaraan kali dan sungai di Jakarta. Untuk memaksimalkan upaya itu, Pemprov DKI juga akan bekerjasama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Kemudian kita akan kerja sama dengan Kementerian PUPR untuk pembangunan Opal di dua kawasan. Lokasi Cimanggis dan Semper Barat yang kapasitasnya 500-750 KK," terang Anies.

Anies menyebut proyek pembuatan IPAL merupakan kegiatan yang berhubungan dengan inspeksi mendadak (sidak) soal sumur resapan. Khusus untuk sidak sumur resapan, dalam waktu dekat pihak Pemprov DKI akan melakukan evaluasi.



"Kemudian juga kita melakukan evaluasi atas pengolahan air limbah yang kemarin ada tim pengawasan terpadu penyedia pengelolaan sumur resapan. Dan industri yang melanggar sanksinya ada di Perda dan kita akan terapkan sanksi itu," jelasnya.

Dalam beberapa hari belakangan, Jakarta disibukkan dengan topik jaring (waring) penutup Kali Item. Kali yang dekat dengan Wisma Atlet di Kemayoran disebut sudah tercemar limbah rumah tangga sehingga berwarna hitam dan memunculkan aroma tak sedap.
(zak/nkn)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com