Pemkab Donggala Beli Dua Kapal dari Dana Kompensasi BBM

Pemkab Donggala Beli Dua Kapal dari Dana Kompensasi BBM

- detikNews
Minggu, 31 Jul 2005 00:25 WIB
Palu - Tak puas menduduki dan menyegel Kantor Bupati dan DPRD, masyarakat Donggala, Sulawesi Tengah, akhirnya melaporkan Bupati Adam Arjad Lamarauna dan Ketua DPRD Ridwan Yalijama ke Kejaksaan Negeri setempat.Kedua pejabat itu dilaporkan ke kejaksaan karena diduga akan menggunakan dana kompensasi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) untuk membeli dua unit kapal fiberglass. Rencana pembelian dua unit kapal itu yang memicu demo besar-besaran di Donggala.Menurut Didi Sohar, Koordinator Front Donggala Bangkit yang mengorganisir aksi massa itu, sedianya dana kompensasi BBM itu diperuntukkan bagi pembangunan dua unit stasiun pengisian BBM nelayan di Donggala. "Nyatanya tanpa diketahui kelompok nelayan, pemerintah mengalihkan dana itu bagi pembelian kapal," ungkap Didi di Donggala, Sabtu (30/7/2005).Dari dokumen yang didapatkan detikcom, dua unit kapal seharga Rp 2,7 miliar itu akan dibuat di galangan PT Carita Boat Indonesia di Tangerang, Banten. Kapal berjenis Bonito 25 itu berukuran panjang 18 meter dengan berat 25 gross ton. Dalam penjelasan PT CBI disebutkan bahwa usia ekonomis kapal itu mencapai 20 tahun.Menurut Didi semestinya rencana pembelian kapal itu dibicarakan dengan nelayan setempat, karena dalam sidang-sidang pembahasan anggaran di dewan disebutkan bahwa kapal itu diperuntukkan bagi nelayan. "Jangan-jangan kapal itu hanya akan dipergunakan oleh para pejabat," sebut Didi miris. Sementara itu, Front Donggala Bangkit menyatakan akan terus menduduki kantor bupati dan dewan hingga tuntutan mereka dipenuhi. (gtp/)


Berita Terkait