detikNews
Selasa 24 Juli 2018, 15:17 WIB

Warga Bukit Duri Minta Kampung Susun: Ini Kewajiban Pemprov

Ibnu Hariyanto - detikNews
Warga Bukit Duri Minta Kampung Susun: Ini Kewajiban Pemprov Foto: Warga Bukit Duri meminta Pemprov DKI memenuhi janji bangun kampung susun manusiawi. (Ibnu-detikcom)
Jakarta - Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka Sandyawan Sumardi mengatakan tuntutan warga Bukit Duri ke Pemprov DKI untuk segera membangun kampung susun tak ada kaitan dengan kontrak politik. Dia mengatakan permintaan itu atas dasar kemanusiaan.

"Dalam perjuangan, kami mengutamakan hukum kemanusiaan, bukan negosiasi politik atau kontrak politik dalam pemimpin manapun," kata Sandy di kantor sekretariat Ciliwung Merdeka, Matraman Jakarta Timur, Selasa (24/7/2018).

Sandy tak menampik jika warga Bukit Duri terlibat kontrak politik dengan Anies-Sandi saat kampanye Pilkada DKI 2017 lalu. Dia menegaskan kontrak politik itu bukan dasar dari perjuangan warga Bukit Duri saat ini.


Menurutnya, pembangunan kampung susun merupakan kewajiban Pemprov DKI untuk melayani masyarakat.

"Walaupun dalam konteks kampanye pilkada kemarin, warga Bukit Duri menjalankan kontrak politik dengan pasangan Anies-Sandi. Basis tuntutan kami bukan kontrak politik, tapi berbasis menuntut kewajiban pemerintah sebagai fasilitator untuk melayani masyarakat dengan membangun kampung atau permukiman bagi warga miskin kota," jelasnya.

Dia menambahkan warga Bukit Duri meminta Pemprov DKI mengganti rumah dan tanah yang telah digusur dengan rumah dan tanah, bukan rumah susun sederhana sewa (rusunawa).


"Selama ini ada anggapan warga miskin kota tidak layak untuk mendapatkan rumah sendiri. Rusunawa membuat warga tidak bisa memiliki tanah dan rumah sendiri," ucap dia.

Sebelumnya, warga Bukit Duri meminta Pemprov DKI segera melaksanakan janjinya untuk membuat kampung susun manusiawi. Apalagi, sudah dua tahun Pengadilan Tinggi Jakarta memenangkan gugatan warga atas penggusuran yang dilakukan oleh Pemprov.

"Warga memohon Pemprov DKI Jakarta dapat segera melaksanakan janji dan programnya untuk membangun 'kampung susun manusiawi Bukit Duri berbasiskan koperasi warga berdaya'" kata perwakilan warga Bukit Duri, Riswa, di sekretariat Ciliwung Merdeka, Matraman Raya, Jakarta Timur, Selasa (24/7).


Warga juga sudah beraudiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017). Warga memaparkan aspirasinya terkait rencana pembangunan kampung susun manusiawi Bukit Duri.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Anies, disepakati beberapa langkah yang dilakukan terkait kampung susun. Dibahas juga lokasi relokasi sementara.

"Lalu yang kedua, sore ini juga Kepala Dinas Perumahan langsung ke Bukit Duri untuk melihat lokasi karena dibutuhkan shelter sementara untuk warga. Ada warga yang membutuhkan shelter sementara dan akan kita siapkan," kata Anies saat itu.
(ibh/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com