Ahmadiyah Makin Terzalimi dengan Fatwa MUI
Sabtu, 30 Jul 2005 14:46 WIB
Bandung - Posisi Jemaat Ahmadiyah di ujung tanduk. Fatwa MUI keukeuh memutuskan Ahmadiyah beraliran sesat. Pemerintah diminta mengeluarkan keputusan nasib Ahmadiyah."Kami merasa terzalimi dengan fatwa MUI. Harapan terakhir kami hanya tinggal ke pemerintah, semoga lebih bijak," kata Pengurus Masjid Mubarak Ustad Entang Rasyid kepada detikcom, Bandung, Sabtu (30/7/2005).Menurut Entang, Jemaat Ahmadiyah masih trauma atas insiden kekerasan dari Gerakan Umat Islam Indonesia di Kampus Mubarak Jemaat Ahmadiyah, Parung, Bogor pada 15 Juli lalu. Alhasil, kegiatan keagamaan pun menurun tajam."Kami minta masyarakat tidak terprovokasi lagi dengan tindak kekerasan," imbau Entang.Menyusul dikeluarkannya fatwa MUI, masjid-masjid Ahmadiyah di Bandung telah memperketat keamanan. Jemaat Ahmadiyah yang tercatat mencapai 2.000 orang digilir untuk ronda malam.Ketika ditanya mengenai proses hukum yang akan ditempuh, Entang menjawab hal tersebut sepenuhnya diserahkan pada kuasa hukum Ahmadiyah, yakni Adnan Buyung Nasution cs.
(aan/)











































