detikNews
Senin 23 Juli 2018, 23:35 WIB

PKS Tak Hadir dalam Pertemuan dengan PA 212

Parastiti Kharisma Putri - detikNews
PKS Tak Hadir dalam Pertemuan dengan PA 212 Slamet Ma'arif (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Pertemuan Persaudaraan Alumni (PA) 212 dengan sejumlah pimpinan partai Koalisi Keummatan telah rampung. Namun tak ada perwakilan dari PKS pada pertemuan yang dihadiri Ketum Gerindra Prabowo Subianto tersebut.

"Tadi hadir Pak Prabowo selaku Ketum Gerindra dan Ketua Dewan Pembina didampingi oleh Sekjen Gerindra. Kemudian dari PAN Pak Amien Rais dan Sekjen PAN (Eddy Soeparno). PKS harusnya hadir, tapi ada satu hal kemudian belum sampai saat ini," kata Ketum PA 212 Slamet Ma'arif seusai pertemuan di Hotel Sultan, Jl Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (23/7/2018).

Bukan hanya dari Gerindra dan PAN, Slamet menyebut, perwakilan dari Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Idaman juga hadir. "Kemudian dari PBB juga ada, dari (Partai) Idaman ada," imbuhnya.


Slamet juga menyebut Partai Berkarya seharusnya dihadiri oleh sang sekjen, Priyo Budi Santoso. Meski begitu, PA 212 disebut masih terus melakukan komunikasi. Ia pun meyakini Partai Berkarya akan sepakat dengan keputusan dari hasil pertemuan tersebut.

"Harusnya Sekjen Berkarya Pak Priyo hadir, ternyata masih ada pembekalan caleg di Sentul sehingga tidak bisa hadir. Tapi insyaallah mereka senantiasa komunikasi, akan menyepakati apa yang kita sepakati di partai Koalisi Keummatan dan ulama," tutur Slamet.


Ia mengungkapkan telah ada kesamaan pemikiran pihaknya dengan partai-partai yang hadir terkait posisi capres. Sedangkan untuk posisi cawapres, kata Slamet, sudah ada nama-nama yang tengah dimatangkan bersama.

"Ada kesamaan antara ulama-ulama 212 tadi dan pimpinan partai yang ada. Kemungkinan besar capresnya Prabowo Subianto. Kemudian siapa wakilnya, sedang digodok," ujarnya.
(yas/elz)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com