DetikNews
Senin 23 Juli 2018, 11:07 WIB

61 Sekolah di Indonesia Dapat Bantuan Renovasi Gedung

Tia Reisha - detikNews
61 Sekolah di Indonesia Dapat Bantuan Renovasi Gedung MTs Tarbiyatul Athfal Grobogan setelah mendapatkan bantuan renovasi dari Bank Mega (Foto: dok. Bank Mega)
Jakarta - Pendidikan yang layak masih menjadi permasalahan bangsa Indonesia. Meski pemerintah telah menyiapkan Bantuan Operasional Sekolah (BOS), masih banyak sekolah dengan kondisi bangunan yang memprihatinkan.

Maka perlu dilakukan langkah pasti dalam memperbaiki atau merenovasi sekolah yang tak layak sehingga anak-anak Indonesia dapat mengenyam pendidikan lebih baik.

Melihat fenomena tersebut, Bank Mega turut andil membantu pemerintah dalam memberikan pendidikan yang layak. Mengenai sekolah seperti apa yang akan dibantu, Direktur Funding and Sales Distribution Bank Mega Diza Larentie menjelaskan bahwa sekolah yang dipilih oleh Bank Mega adalah sekolah yang saat ini belum terjangkau bantuan pemerintah.

"Walaupun beberapa sekolah sudah mendapatkan BOS, itu bantuan untuk sekolah. BOS tidak cukup untuk sekolah agar bisa beroperasi dengan maksimal. Ada sekolah yang ruang kelasnya tak ada atap, gedungnya hampir roboh. Sekolah seperti itu yang ingin Bank Mega bantu. Jadi kriterianya memang sekolah yang perlu bantuan," ujar Diza saat dihubungi detikcom, Jumat (19/7/2018).

61 Sekolah di Indonesia Dapat Bantuan Renovasi Gedung
MTs Tarbiyatul Athfal Grobogan sebelum direnovasi (Foto: dok. Bank Mega)

Hingga kini ada 61 sekolah yang tersebar di Indonesia yang telah dibantu oleh Bank Mega. Bentuk bantuannya adalah renovasi gedung agar bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar dengan nyaman.

"Hingga hari ini total kita akan bantu sejumlah 61 sekolah. Dari 61 sekolah yang kita bantu, yang sudah selesai pembangunan 100% itu ada 37 sekolah. Masih ada 24 sekolah lagi yang sedang dalam pengerjaan. Jadi kita ingin tahun ini 61 sekolah itu semuanya selesai untuk pembangunan," katanya.


Diza mengungkapkan jumlah bantuan yang disalurkan Bank Mega telah mencapai sekitar Rp 90 miliar ini merupakan bantuan dari para nasabah Tabungan Mega Berbagi. Melalui tabungan ini, Bank Mega mengajak nasabah untuk menyisihkan 1% bunga yang didapat untuk disumbangkan. Namun Bank Mega juga akan memberikan 1% bunga tambahan sehingga total sumbangan menjadi 2% dari bunga yang diterima nasabah.

Setelah menyumbangkan bunga untuk pembangunan sekolah, nasabah juga akan diberi informasi mengenai sekolah mana saja yang telah dibantu dan yang akan dibantu.

"Kami punya komite di Mega Berbagi yang terdiri dari tidak hanya orang Bank Mega, tapi juga ada perwakilan dari masyarakat, dari nasabah. Dari komite itu, kami nanti menentukan sekolah-sekolah mana yang memang akan dibantu. Jadi nasabah itu akan kami kasih informasi berapa banyak yang sudah disalurkan, berapa sekolah yang sudah dibantu," jelas Diza.

Diza juga memaparkan nasabah bisa berpartisipasi kepada pendidikan secara luas, tak hanya di kota-kota besar saja. Adapun sekolah yang sudah selesai dibangun terletak di berbagai daerah, mulai dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua.

"Bank Mega punya 369 cabang di seluruh Indonesia. Ada di Papua, sampai ke Manokwari, sampai ke Merauke," katanya.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed