BBM Langka di Bali, Sopir Angkot Jadi Penjual Bensin

BBM Langka di Bali, Sopir Angkot Jadi Penjual Bensin

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2005 18:24 WIB
Buleleng - Gara-gara BBM langka di Kabupaten Buleleng, Bali, sopir angkutan kota absen narik dan beralih profesi menjadi penjual bensin. Bensin dijual Rp 10 ribu per liter.Sekitar 10 mobil angkot antarkota berjejer dan menawarkan BBM di SPBU yang krisis BBM. Para sopir mengaku membeli bensin itu dari SPBU di luar wilayah Singaraja, Buleleng, Bali.Bensin tersebut dikemas dalam botol berukuran satu liter. Ada juga yang menyedot bensin langsung dari tangki bensin dengan menggunakan selang. "Saya seharian tidak trayek. Begitu tahu teman ada yang jual bensin seharga Rp 10 ribu dan mendapat bensin di SPBU Kubutambahan, akhirnya saya ikut menjual bensin," kata Budane, salah seorang sopir angkot di Buleleng, Bali, Jumat (29/7/2005).Alhasil, warga yang berjam-jam mengantre langsung menyerbu. Wajah mereka sempat terkejut dengan harga yang ditawarkan. "Kok mahal, saya kira cuma Rp 5.000 per liter. Tapi, ya terpaksa saya beli daripada tidak ada bensin buat besok," kata salah seorang warga.BBM HabisMeski dipasangi tulisan 'Maaf, BBM Habis', puluhan warga rela mengantre berjam-jam untuk mendapatkan premium.Antrean terlihat di SPBU Banyu Asri, Jalan Sudirman dan SPBU di Desa Sukasada. Kendaraan yang mengantre seperti angkot, mobil pribadi dan ratusan sepeda motor memenuhi ruas jalan dan panjangnya mencapai 1 km. Puluhan jirigen juga dijejerkan di dalam areal SPBU. Polisi berjaga-jaga mengatur arus lalu lintas dan mengantisipasi kericuhan antar konsumen. (aan/)


Berita Terkait