DetikNews
Sabtu 21 Juli 2018, 18:40 WIB

Masih Pede Cawapres Jokowi, Cak Imin: Janur Kuning Belum Melengkung

Faiq Hidayat - detikNews
Masih Pede Cawapres Jokowi, Cak Imin: Janur Kuning Belum Melengkung Jokowi-Cak Imin. (Dok. Agus Suparto./Fotografer Kepresidenan)
Jakarta - Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) masih pede bisa menjadi cawapres Presiden Joko Widodo (Jokowi). Selama 'janur kuning' belum melengkung, Cak Imin meyakini masih memiliki kans maju Pilpres 2019.

"Saya terus berjuang sekuat tenaga untuk jadi cawapres Pak Jokowi. Jangan berpikir buruk, tapi optimis sebelum janur kuning," ungkap Cak Imin di kantor DPP PKB, Jl Raden Saleh, Jakarta Pusat, Sabtu (21/7/2018).

Cak Imin lalu kembali mengingatkan soal aspirasi dari kader PKB yang akan menarik dukungan bila Jokowi tak menjadikan ketumnya sebagai wakil di Pilpres 2019. Saat ini, PKB tengah menunggu pengumuman dari Jokowi soal siapa yang akan dipilihnya menjadi cawapres.

"Setahu saya, arahan beliau umumkan tanggal 9 atau 10 (Agustus 2018). (Saat ini) terus koalisi lakukan diskusi kita tidak tahu kapan kumpul sama presiden," kata Cak Imin.


Eks Menakertrans ini mengaku tak mau banyak berkomentar soal kandidat-kandidat cawapres Jokowi lainnya. Saat ini fokus Cak Imin adalah bagaimana dia dipilih Jokowi.

"Selama janur kuning belum melengkung, semua punya kanslah," ucapnya.

Lantas, bagaimana bila janur sudah melengkung tapi bukan Cak Imin yang dipilih Jokowi?

"Kalau seandainya jadi gimana? Menurut ilmu langit, Pak Jokowi memutuskan nanti, bukan saya, tapi di akhir saya," jawab Cak Imin.

Hingga saat ini, para kiai PKB disebut masih menginginkan duet Jokowi-Cak Imin. Untuk itu, PKB belum punya alternatif bila pada akhirnya Cak Imin gagal menjadi cawapres.


"Ya maju terus (maunya kiai). Memang kami belum punya opsi lain, baru Pak jokowi sama saya," tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, terungkap ada 10 nama kandidat cawapres Jokowi. Satu dari 10 kandidat itu adalah nama Cak Imin.

Berikut ini daftar 10 kandidat cawapres Jokowi yang diungkap Rommy (bukan urutan):

1. Ketum PPP Romahurmuziy
2. Ketum PKB Muhaimin Iskandar
3. Ketum Golkar Airlangga Hartarto
4. Sri Mulyani
5. Susi Pudjiastuti
6. Ma'ruf Amin
7. Din Syamsuddin
8. Moeldoko
9. Mahfud MD
10. Chairul Tanjung
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed