DetikNews
Sabtu 21 Juli 2018, 14:18 WIB

PD Tak Rela Kehilangan Venna Melinda, NasDem: Kenapa Mau Dicomot?

Elza Astari Retaduari - detikNews
PD Tak Rela Kehilangan Venna Melinda, NasDem: Kenapa Mau Dicomot? Venna Melinda (Dok detikcom)
Jakarta - Partai Demokrat (PD) menyinggung soal perolehan suara Venna Melinda yang besar di pileg. Partai NasDem, yang kini menaungi Venna, ikut mengomentarinya.

Untuk Pileg 2019, Venna memutuskan keluar dari Demokrat dan bergabung dengan NasDem. Saat bersama Demokrat, Venna berhasil masuk DPR dengan perolehan suara cukup besar dan bertugas di Komisi X.

"Venna kayaknya dapil (daerah pemilihan) tetap, Dapil Jatim VI. Tapi saya nggak hafal," ungkap Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (21/7/2018).


Waketum Demokrat Roy Suryo mengatakan suara Venna Melinda di Pileg 2014 mencapai 40 ribu. Dia menilai partai yang mencomotnya tak main-main memilih caleg.

"Mudah-mudahan tetap besar suaranya. Kalau gitu jangan mau dicomot dong, kenapa mau? Saya nggak tahu kenapa Venna mau pergi. Kalau dari kami kan menyediakan, memfasilitasi," kata Johnny.

Anggota DPR ini menjelaskan NasDem memiliki program bernama 'Indonesia Memanggil' dalam proses pencalegan. Siapa pun yang ingin maju menjadi caleg, kata Johnny, NasDem memberikan wadah.

"Baik yang sudah jadi politisi maupun yang belum, karena bagi NasDem sama seperti di pilkada, tidak selalu harus dari kader internal sendiri, tapi lebih pada kebutuhan negara atas politisi-politisi hebat," tuturnya.

PD Kehilangan Venna Melinda, NasDem: Kenapa Mau Dicomot?Johnny G Plate (Ari Saputra/detikcom)

NasDem memiliki tujuan khusus dalam proses pencalegan di Pemilu 2019. Tujuan tersebut adalah memperbaiki wajah DPR, mengingat citra lembaga perwakilan rakyat itu kini cukup buruk. NasDem pun meminta tiga kriteria dari para bakal caleg yang ikut dalam program Indonesia Memanggil itu.

"Tiga kriteria, kompetensi memadai atau tinggi, integritas baik, dan punya basis elektoral. Venna memenuhi syarat itu. Maka kami buka peluang. Jadi kita bukan memanfaatkan, tujuannya kami ingin memperbaiki wajah DPR.
Tapi karena ini pemilihan, bukan hanya integritas dan kompetensi saja, tapi harus bisa terpilih juga," papar Johnny.

Pada pileg kali ini, banyak politikus dari partai lain berpindah ke NasDem. Beberapa bahkan ada yang berasal dari dunia entertainment. Johnny mengatakan NasDem selalu mengingatkan politikus yang pindah untuk keluar dari partai lamanya secara baik-baik.

"Asal sesuai aturan UU. Kalau berpindah dari partai lama harus dengan baik-baik. Karena kita perlu bangun komunikasi politik yang baik kan dengan partai lain," kata anggota Komisi XI DPR tersebut.


Cek video Deretan Artis yang Berlomba Jadi Caleg 2019

Johnny juga membantah ada aliran dana yang diberikan NasDem kepada para caleg yang berpindah partai. NasDem sempat diisukan terlibat transfer caleg.

"Nggak ada isu bayar-membayar, itu imajinasi berlebihan," tegas Johnny.

Sebelumnya diberitakan, Waketum Demokrat Roy Suryo menyoroti soal kepindahan Venna Melinda dari partainya ke NasDem. Dia menyatakan perolehan suara Venna cukup besar.

"Cukup berperan, suara dia (Venna) kalau nggak salah sekitar 40 ribu, tidak main-main memang mencolek dan mencomot," ungkap Roy saat diskusi 'Colak-colek Caleg' di Warung Daun, Jalan Cikini, Jakarta, Sabtu (21/7).
PD Tak Rela Kehilangan Venna Melinda, NasDem: Kenapa Mau Dicomot?

(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed