DetikNews
Sabtu 21 Juli 2018, 11:12 WIB

Tawaf Tengah Malam dan Masjidil Haram yang Tak Pernah Sepi

Fajar Pratama - detikNews
Tawaf Tengah Malam dan Masjidil Haram yang Tak Pernah Sepi Suasana di Masjidil Haram pada dini hari Jumat (20/7/2018) (Foto: Fajar Pratama/detikcom)
Mekah - Masjidil Haram tak pernah sepi dari kunjungan umat muslim. Bahkan di tengah malam, masjid dengan Kakbah di dalamnya ini senantiasa ramai oleh umat muslim yang datang untuk beribadah.

detikcom yang tergabung dalam tim Media Center Haji, bagian dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi berkesempatan untuk berkunjung ke Masjidil Haram pada Kamis (19/7/2018) malam. Tiba sekitar pukul 22.00 dan beranjak dari Masjidil Haram setelah subuh, ada sejumlah pemandangan menarik dan menakjubkan di sini.

Tengah malam, waktu yang identik dengan masa istirahat untuk orang pada umumnya, tak membuat Masjidil Haram lantas sepi dari kunjungan umat muslim. Ratusan bahkan ribuan orang melakukan tawaf mengelilingi Kakbah di waktu tersebut. Jumlahnya kian bertambah ketika memasuki waktu subuh.

Thawaf secara bahasa berarti mengelilingi Kakbah sebanyak 7 (tujuh) kali putaran. Hitungan Thawaf selalu diawali dan juga diakhiri di Hajar Aswad. Selalu menjadikan Kakbah ada di sebelah kiri, begitu aturan dari tawaf.


Sebagian jemaah yang melakukan tawaf mengenakan pakaian ihram. Mereka yang memakai kain ihram merupakan jemaah yang sedang melakukan umrah, umrah wajib maupun badal umrah.

Tawaf Tengah Malam dan Masjidil Haram yang Tak Pernah SepiSuasana di Masjidil Haram pada dini hari Jumat (20/7/2018) (Foto: Fajar Pratama/detikcom)

Namun tak sedikit pula yang jemaah melakukan tawaf yang mengenakan pakaian kasual seperti pakaian sehari-hari, Jemaah jenis ini merupakan jemaah yang melakukan tawaf sunat, atau sebagai pengganti solat tahiyatul masjid.

Ada jemaah yang melakukan tawaf sendiri-sendiri, ada pula yang melakukannya secara berkelompok. Ada pula yang melakukan tawaf sembari mendorong kerabat atau temannya yang duduk di kursi roda.

Dalam proses tawaf, tampak ada banyak jemaah yang bergerak mengelilingi Kakbah sembari mendekat ke baitullah. Begitu sudah cukup dekat, dan peluang mendukung, jemaah tersebut bisa menyentuh dinding Kakbah. Jangan salah sangka, meskipun tengah malam, menyentuh dinding Kakbah pun begitu sulit karena banyaknya jemaah yang hendak melakukan hal yang sama.

Tawaf Tengah Malam dan Masjidil Haram yang Tak Pernah SepiSuasana di Masjidil Haram pada dini hari Jumat (20/7/2018) (Foto: Fajar Pratama/detikcom)
Cerita singkat di atas adalah mengenai ramainya jemaah di lintasan tawaf. Di sisi luar lintasan, tak kalah ramai. Para jemaah di sisi luar khidmat menunaikan salat sunah tawaf. Ada pula jemaah yang duduk-duduk seusai salat sembari menunggu salat subuh berjamaah dimulai.

"Di Masjidil Haram memang selalu ramai meskipun tengah malam. Tak pernah sepi dari waktu ke waktu," ujar Kepala Seksi Humas Media Center Haji Daker Mekah Rosidin Karidi, yang sudah beberapa kali ke Masjidil Haram.
(fjp/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed