DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 21:27 WIB

Cerita Tina Toon Di-bully Gegara Kritik Anies-Sandi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Cerita Tina Toon Di-bully Gegara Kritik Anies-Sandi Tina Toonita (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Mantan artis cilik Tina Toonita atau Tina Toon di-bully di media sosial gara-gara mengkritik pemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Dia pun meluruskan soal kritiknya ini.

Tina mengaku mendapat caci-maki lewat media sosial karena sempat mengkritik pemerintahan Anies-Sandi beberapa waktu lalu. Dia makin di-bully setelah diketahui maju sebagai caleg dari PDIP, partai oposisi Anies-Sandi di pemerintahan Pemprov DKI saat ini.

Perempuan pemilik nama asli Agustina Hermanto ini pun memberi penjelasan. Dia mengatakan kritik yang dia sampaikan untuk Anies-Sandi semata-mata untuk membangun, bukan menjatuhkan.


"Dibilang 'wah belum apa-apa udah kritik Pak Anies, Bang Sandi.' Menurut aku, kritik yang membangun dan saran dari kita itu penting, lo. Anggaplah masukan dan keluhan dari warga untuk membangun Jakarta yang lebih baik," ujar Tina kepada detikcom, Jumat (20/7/2018).

Tina Toonita saat daftar caleg ke KPU DKITina Toonita saat daftar caleg ke KPU DKI. (Foto: dok Istimewa)

"Buat aku, ketika nanti jadi wakil rakyat di legislatif, apa pun kebijakan yang tidak prorakyat, sudah menjadi tugas kita untuk mengkritik dan mengawasi. Dan kemarin pertanyaannya kan dikaitkan dengan partai, ya. Nah, posisi PDIP di DKI Jakarta untuk DPRD itu oposisi. Yang (PDIP) koalisi itu di pusat," kata Tina.

Sebagai caleg muda, lulusan S2 Magister Ilmu Hukum Universitas Tarumanegara, Jakarta, itu ingin membawa perubahan untuk hal-hal yang belum baik. Tina pun yakin Anies-Sandi sebagai Gubernur-Wakil Gubernur DKI mendukung peran serta anak muda.

"Justru karena anak muda banyak yang apatis dan aku hadir di sini untuk bisa mengajak anak muda peduli dan melek politik, tidak hanya diam, nonton, dan marah-marah di medsos. Anak muda mau bergerak, berjuang, bekerja, masih perlu belajar dan masukan, tapi kita juga fresh dan bisa memberi sumbangsih untuk pembangunan negara dan kesejahteraan bersama dan orang banyak," paparnya.


"Saya juga yakin bangetlah pemimpin Jakarta kita sekarang, Anies-Sandi, mendukung anak muda untuk juga berpolitik dan tidak apatis," imbuh pelantun lagu 'Bolo-bolo' itu.

Meski begitu, Tina tetap menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan kritik. Meski berlatar belakang dunia artis, dia memastikan memiliki modal kapabilitas dan bukan sekadar popularitas.

"Yang ngatain dan bully dan yang pakai kata-kata kasar sampai binatang, aku anggap belum kenal dan terima kasih untuk melatih mental anak-anak muda kayak aku untuk berani dan tahan mental. Ingat, benci adalah bentuk cinta yang tertunda, he-he-he...," kata Tina.

Dia juga memilih menanggapi positif kritik terhadapnya. Tina menganggap eksistensinya di dunia politik sudah dilihat meski terbilang masih baru.

"Aku cukup bangga dan bahagia, baru nyemplung di politik tapi atensinya sudah luar biasa banyak. Berarti aku diperhitungkan dan cukup diperhatikan," sebutnya optimistis.

Tina Toon maju sebagai caleg dari PDIP untuk DPRD DKI pada Pemilu 2019. Dia maju dari Dapil DKI II, yang meliputi wilayah Kelapa Gading, Koja, Cilincing, dan Kepulauan Seribu.
(hri/ear)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed