"Sudah (ada laporan). Masih kami selidiki," ujar Kanit Reskrim Polsek Cilandak Iptu Wahidin kepada detikcom, Jumat (20/7/2018).
Polisi akan segera memanggil saksi-saksi dalam kasus itu. Selain kasir, polisi juga akan meminta keterangan dari pihak rumah makan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak video WNA Diduga Hipnotis Kasir Rumah Makan di Cipete
Wahidin belum bisa memastikan bahwa pelaku yang ada dalam video itu adalah warga negara asing (WNA). Wahidin juga belum bisa memastikan bahwa korban mengalami hipnotis.
"Ya kalau untuk sementara sih ini nggak masuk kategori hipnotis. Kalau perasaan saya kalau hipnotis itu kan tertidur atau apa, kalau ini kan nggak tertidur. Kalau setahu saya hipnotis dia (korban) mau ngelakuin apa aja, ini kan enggak," paparnya.
Peristiwa terjadi pada Kamis 18 Juli 2018 sekitar pukul 22.30 WIB. Pelaku berjumlah 3 orang terdiri dari 1 orang laki-laki dan 2 orang perempuan yang diduga WN Pakistan.
Para pelaku berpura-pura hendak menukar uang untuk membayar taksi. Namun, bukannya menukar uang, pelaku justru menerima uang Rp 2,8 juta dari kasir.












































