Muhaimin Minta Komisi III Segera Akhiri Konflik Internal
Jumat, 29 Jul 2005 14:53 WIB
Jakarta - Ontran-ontran di kalangan wakil rakyat di Komisi III DPR memprihatinkan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar. Keponakan Gus Dur ini meminta agar komisi yang membidangi hukum itu untuk segera mengakhiri konfliknya.Konflik itu perlu diakhiri segera agar citra DPR tidak semakin coreng-moreng. "Jangan merusak citra DPR dengan melakukan ekspos kesalahpahaman yang berlebihan," ujar Muhaimin di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/7/2005).Belakangan ini, kecaman terus tertuju kepada para wakil rakyat. Mulai dari usulan kenaikan tunjangan operasional hingga kenekatannya studi banding ke luar negeri yang memakan ongkos setidaknya Rp 2 miliar.Muhaimin menengarai, perseteruan internal di Komisi III disebabkan karena kesalahpahaman antara pihak-pihak yang terkait. "Selama ini sudah tidak ada lagi mark up dana sebagaimana yang dipersoalkan di Komisi III," pendapat Muhaimin.Perseteruan di Komisi III terjadi ketika melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Bali. Mereka hanya kunker empat hari, tapi ongkos yang mereka kantongi untuk 10 hari.Agar kesalahpahaman itu tidak terjadi di masa mendatang, Muhaimin meminta kepada Setjen DPR untuk menertibkan dan membenahi sistem penganggaran dalam program-program di DPR, termasuk program kunker.
(nrl/)











































