"Kita juga bisa mengambil inspirasi dari kemenangan Mahathir di Malaysia, bagaimana ia bisa comeback, juga kemenangan Erdogan di Turki untuk kesekian kalinya," kata Hidayat dalam keterangan tertulis pada detikcom, Jumat (20/7/2018).
Tonton juga video: 'Habis Kesabaran! PKS Ngotot Ingin Jatah Cawapres ke Gerindra'
Hal itu disampaikan Hidayat ketika menghadiri acara konsolidasi halalbihalal Fraksi PKS di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. Tema acara konsolidasi dan halalbihalal itu ialah 'Rapatkan Barisan Menyongsong Kemenangan 2019'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dulu waktu PK (Partai Keadilan) kita pernah tidak lolos PT dan itu menyakitkan, tapi itu menjadi triger bagi kemenangan berikutnya," ujar Hidayat.
Selain itu, Presiden PKS Muhammad Sohibul Iman menyebut mesin politik PKS akan bekerja secara efektif. Hal itu kemenangan di Pemilu 2019.
"Fenomena mesin PKS ini akan terus beresonansi untuk mencapai kemenangan Pemilu 2019, sehingga siap bekerja efektif untuk memenangkan PKS pada Pemilu 2019," ujar Sohibul.
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini kemudian menambahkan soal target PKS meraih angka 12% di Pileg 2019 yang menrutnya butuh usaha ekstra. Dia yakin PKS bisa meraih target itu.
"PKS punya 40 anggota DPR dan 1.200-an Anggota DPRD di seluruh Indonesia dengan kualitas personal dan kolektif yang luar biasa. Ditambah dengan soliditas dan militansi kader-kader PKS yang sudah terbukti selama ini insyaallah raihan suara PKS akan meningkat sesuai target," ucap Jazuli.
Foto: Acara Konsolidasi PKS. (Dok Istimewa). |
"Caleg PKS harus lebih aktif lagi turun ke bawah, silaturahim dengan alim ulama dan habaib, bersinergi dengan ormas dan LSM dalam membangun kepedulian sosial dan mengadvokasi kebutuhan rakyat, serta turut menjaga keindonesiaan. Ingat garis perjuangan Fraksi PKS pro-kerakyatan, pro-keummatan, dan pro-pengokohan nasionalisme Indonesia," tuturnya.
Dalam acara itu turut hadir Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri. Selain itu, Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Uno juga hadir di acara tersebut.











































Foto: Acara Konsolidasi PKS. (Dok Istimewa).