DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 15:25 WIB

Ini Upaya KLHK Sosialisasikan Pengendalian Sampah Plastik

Moch Prima Fauzi - detikNews
Ini Upaya KLHK Sosialisasikan Pengendalian Sampah Plastik Foto: Dok KLHK
Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan sosialisasi mengenai pengendalian sampah plastik dan edukasi perilaku ramah lingkungan. Sosialisasi dilakukan dalam Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (PLHK).

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3, Rosa Vivien Ratnawati yang juga selaku ketua panitia, mengatakan pengunjung dan peserta pameran yang hadir diimbau untuk tidak menggunakan peralatan plastik sekali pakai seperti kantong plastik, styrofoam dan sedotan plastik.

"PLHK selalu menerapkan prinsip less waste event (kegiatan minim sampah), dengan menerapkan pengelolaan sampah yang baik di seluruh tempat kegiatan," kata Rosa dalam keterangan tertulis, Jumat (20/7/2018).


Sementara itu, Sekretaris Jenderal KLHK Bambang Hendroyono juga berpesan untuk tetap menjaga lingkungan yang bersih dari sampah, dan perilaku baik selama event berlangsung hingga menjadi suatu kebiasaan dan budaya.

"Kita membutuhkan tekad bersama untuk budaya bersih dan bijak dalam mengelola sampah," tegas Bambang.

Acara Pekan Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini mengambil tema 'Kendalikan Sampah Plastik'. Acara digelar pada 19 hingga 21 Juli 2018 di Jakarta Convention Center. Selain pameran, PLHK juga diramaikan dengan seminar, talkshow, lomba pemusik jalanan, eco rally driving, lomba insinyur cilik, lomba menggambar dan mewarnai.

Bambang juga mengatakan, selain melakukan kegiatan sistematis dalam mengurangi sampah, mengolah sampah, dan melakukan pengelolaan sampah berkelanjutan melalui kegiatan daur ulang, atau dikenal dengan istilah 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle), pihaknya juga akan mengeluarkan dua regulasi terkait pengelolaan sampah plastik.


Ia menjabarkan, yang pertama yaitu pengurangan kantong belanja plastik di sektor ritel meliputi toko modern, pusat perbelanjaan dan pasar rakyat. Kedua, Peta jalan (Road Map) pengurangan sampah oleh produsen yang meliputi pelaku usaha manufaktur pemegang merk (brand owner), pelaku usaha ritel (toko modern, pusat perbelanjaan, pasar rakyat), dan pelaku usaha jasa makanan dan minuman (hotel, restoran, dan cafe).

Bambang juga meminta tekad bersama untuk menjaga lingkungan dengan membuang sampah sesuai jenisnya, mengurangi sampah plastik, dan melakukan pemilahan sampah untuk diolah menjadi bahan produktif.
(ega/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed