DetikNews
Jumat 20 Juli 2018, 15:17 WIB

Buka Munas VI IKA PMII, Jokowi Puji Cak Imin dan Singgung JOIN

Ray Jordan - detikNews
Buka Munas VI IKA PMII, Jokowi Puji Cak Imin dan Singgung JOIN Presiden Jokowi (Andhika Prasetya/detikcom)
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musyawarah Nasional (Munas) VI Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII). Dalam pidatonya, Jokowi menyebut Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar banyak membantu dirinya.

Dalam pembukaan pidatonya, Jokowi menyebut kegiatan pembukaan Munas IKA PMII tersebut dihadiri dua ketua umum partai politik, yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP Romahurmuziy (Rommy).

"Yang hadir hari ini ada dua ketua umum partai, Pak Ketua Umum PKB Pak Muhaiman Iskandar dan Bapak Romahurmuziy Ketua Umum PPP, yang saat ini baru bersaing," kata Jokowi di Hotel JS Luwansa, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (20/7/29018).


Jokowi pun lantas mengucapkan terima kasih kepada para alumni PMII. Sebab, alumni PMII banyak membantu kinerja pemerintah.

"Saya sebagai presiden ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh alumni PMII. Karena alumni PMII sudah banyak yang membantu kerja-kerja pemerintah," katanya.

Jokowi pun menyebutkan nama alumni PMII yang banyak membantunya. Di antaranya Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

"Bapak Muhaimin Iskandar, beliau ini banyak membantu saya. Ada yang kelihatan, ada yang nggak kelihatan, yaitu kerja-kerja politik, terutama dalam mendirikan posko-posko 'JOIN'," kata Jokowi, yang disambut tepuk tangan serta tawa para alumni dan mahasiswa PMII. Untuk diketahui, 'JOIN' merupakan slogan atau singkatan nama wacana duet 'Jokowi-Cak Imin'.

Selain Muhaimin, Jokowi menyebut nama Sekjen IKA PMII Hanif Dhakiri, yang juga menjabat Menteri Ketenagakerjaan. "Menteri yang berdekatan dengan komunitas dan serikat pekerja yang intens. Sehingga demo-demo sangat banyak berkurang," katanya.

Tak hanya itu, Jokowi juga menyebut nama alumni PMII Imam Nahrawi, yang menjabat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). "Saat ini, atau sudah 6 bulan ini mungkin kurang tidur, karena mempersiapkan Asian Games 2018," katanya.

Terakhir, Jokowi menyebut nama Nusron Wahid. Namun karena Nusron tidak hadir, Jokowi tak mau menjabarkan apa saja bantuan yang diberikan Nusron untuk pemerintah.

"Kemudian Pak Nusron ada? Karena nggak ada, nggak saya teruskan," katanya, disambut tawa hadirin.
(jor/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed