PA 212 Diminta Jauhi Parpol, NasDem: Mengada-ada, Bohong

PA 212 Diminta Jauhi Parpol, NasDem: Mengada-ada, Bohong

Tsarina Maharani - detikNews
Kamis, 19 Jul 2018 19:58 WIB
PA 212 Diminta Jauhi Parpol, NasDem: Mengada-ada, Bohong
Foto: Lutfhy Syahban/Tim Infografis detikcom
Jakarta - Persaudaraan Alumni (PA) 212 menyebut adanya perintah Habib Rizieq Syihab untuk menjauhi sejumlah parpol, salah satunya NasDem. Anggota Dewan Pakar NasDem Teuku Taufiqulhadi tak percaya perintah itu datang dari Rizieq.

"Saya salah seorang yang tidak percaya sama sekali terhadap hal tersebut. Tidak pernah Habib Rizieq memerintahkan seperti itu. Itu pernyataan mengada-ada dan bohong," kata Taufiqulhadi kepada wartawan, Kamis (19/7/2018).

Dia punya alasan atas dugaannya. Sebab menurut Taufiqulhadi, Rizieq adalah seorang ulama besar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



"Dia ulama besar. Tidak mungkin dia memerintahkan seperti itu. Itu adalah kepentingan orang-orang seperti ketua divisi itu ya. Yang menjual Habib Rizieq," ujarnya.

Taufiqulhadi pun menantang orang yang mengeluarkan pernyataan itu bersumpah di atas Al-Quran. "Tidak ada perintah dari Habib Rizieq. Kalau tidak percaya suruh dia bersumpah dengan Al-Quran di atas kepalanya apabila ada perintah itu," sebutnya.

PA 212 sebelumnya menyebut ada perintah dari Habib Rizieq Syihab untuk menenggelamkan PDIP. Ada juga perintah untuk memutus hubungan dengan parpol-parpol koalisi PDIP.

"Para ulama telah menginstruksikan untuk menjauhi dan memutus hubungan dengan partai-partai (NasDem, Perindo, Hanura, PPP, Golkar, PKB, dan lain-lain) pendukung penista agama," kata Ketua Divisi Hukum PA 212, Damai Hari Lubis. (tsa/fdn)


Berita Terkait