BBM Bali Langka Akibat Pasokan Dialihkan ke Surabaya

BBM Bali Langka Akibat Pasokan Dialihkan ke Surabaya

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2005 11:30 WIB
Jakarta - Teka-teki langkanya BBM di Bali akhirnya terjawab. Kondisi yang membuat penduduk Bali blingsatan itu terjadi akibat keputusan yang diambil Pertamina, yakni mengalihkan pasokan BBM untuk Pulau Dewata ke Surabaya. Surabaya dinilai lebih membutuhkan karena kondisi BBM-nya sudah memasuki tahap kritis. "Sebetulnya sebelum keputusan itu dilakukan, stok BBM di Depo Pesanggarahan yang memasok seluruh SPBU di Denpasar memang sudah habis total," ungkap Humas Pertamina Bali Nyoman Sumarjaya saat dihubungi detikcom, Jumat (19/7/2005)Namun ketika depo akan disuplai, lanjut dia, Pertamina tiba-tiba memutuskan mengalihkan pasokan BBM itu ke Surabaya. Pertimbangannya, suplai BBM di Bali masih bisa di-cover oleh Terminal Transit BBM di Manggis, Kabupaten Karangasem.Akibatnya, suplai ke sejumlah daerah di Bali menjadi terlambat karena jarak yang ditempuh menjadi lebih jauh sehingga memerlukan tambahan waktu sekitar lima jam.Namun, lanjut Nyoman, sekitar pukul 17.00 Wita nanti, Terminal Transit Manggis akan mendapat pasokan sebanyak 15 ribu ton. Dia berharap dengan adanya pasokan itu, pihaknya sudah dapat melayani SPBU-SPBU mulai Jumat malam, sehingga kelangkaan BBM tidak akan berlangsung lama. "Kita perkirakan ini hanya terjadi 1-2 hari saja," katanya.Untuk mengatasi kelangkaan, Pertamina Bali akan menyuplai BBM ke seluruh SPBU dengan jumlah yang lebih sedikit agar semua SPBU mendapat bagian. Satu SPBU yang biasanya mendapat jatah 24 ribu liter dipotong jadi 8.000 liter.Sementara Depo Pesanggarahan diperkirakan baru akan mendapat pasokan sebanyak 4.000 ton pada Sabtu (30/7/2005), pagi. "Kalau besok bisa masuk semua, maka Sabtu sore seluruh SPBU sudah terlayani. Karena kebutuhan BBM di Bali sekitar 1.000-1.400 ton. Kendaraan sekitar 800 ton, dan sisanya industri," ungkap Nyoman.Diakui Nyoman, langkanya BBM di Bali merupakan kondisi yang nyaris tidak pernah terjadi di Bali mengingat suplai BBM ke Bali diatur secara khusus. Karena perlakuan khusus ini, saat daerah lain kosong, Bali tetap mendapat suplai. Alasannya, karena Bali merupakan daerah pariwisata. "Contohnya waktu daerah lain langka, itu kan pas liburan. Di Bali kalau liburan banyak bus-bus pariwisata dari Pulau Jawa. Jadi pasokan dikirim terus menerus sehingga kita tidak kekurangan," katanya. (umi/)


Berita Terkait