Mubarok Incar Jabatan Presiden Mesir Kelima Kalinya
Jumat, 29 Jul 2005 09:21 WIB
Jakarta - Menjelang pemilu Mesir pada 7 September 2005 mendatang, Presiden Husni Mubarok mulai berlari kencang. Ia menyatakan akan maju dalam pemilu untuk menjadi presiden kelima kalinya berturut-turut.Keputusan Mubarok yang telah memerintah Mesir selama 24 tahun ini, semakin memperlambat proses demokrasi di negeri Firaun ini. Bahkan, Mubarok dianggap sebagai Firaun modern, karena posisinya yang tak tergantikan sebagai presiden."Saya hari ini mendeklarasikan niat untuk bersaing dalam pemilihan presiden yang akan datang," kata Mubarok dalam siaran televisi seperti dilansir Kantor Berita AFP, Jumat (29/7/2005)."Saya akan memenangkan kepercayaan dan dukungan dari rakyat untuk kepemimpinan mendatang," lanjut Mubarok dalam siaran langsung dari SMP tempat ia lulus, di wilayah Kufr Mesalha, Provinsi Munufiya, Mesir.Mubarok menjanjikan pemilu akan berlangsung secara transparan dan adil. Tapi, ia masih belum merespon permintaan AS agar Mesir mau menerima kedatangan pengawas internasional dalam pemilu nanti."Saya berjanji pemilu yang mendatang akan kompetitif, bebas dan adil, dengan tranparansi yang maksimum. Pemilu juga memberikan kesempatan yang sama bagi setiap calon," ujar Mubarok.Selama ini, rakyat Mesir hanya bisa berkata ya atau tidak terhadap satu calon presiden yang ditunjuk parlemen Mesir. Padahal, parlemen Mesir saat ini dikuasai oleh partai pemerintah, yakni Partai Demokratik Nasional (NDP).
(fab/)











































