DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 22:46 WIB

12 Jam Diperiksa KPK, Steffy Burase Dicecar 60 Pertanyaan

Nur Indah Fatmawati - detikNews
12 Jam Diperiksa KPK, Steffy Burase Dicecar 60 Pertanyaan Fenny Steffy Burase diperiksa KPK selama 12 jam. Dia ditanya seputar aliran dana terkait kasus penyalahgunaan Dana Otonomi Khusus Aceh. (Nur Indah Fatmawati/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK akhirnya selesai mencecar Fenny Steffy Burase terkait kasus suap Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Steffy memberikan keterangan hingga 12 lembar berita acara pemeriksaan (BAP) soal aliran dana.

Steffy keluar dari ruang pemeriksaan di lantai 2 Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu (18/7/2018) pukul 22.08 WIB. Perempuan yang mengenakan jaket kulit di atas gamis dan kerudung lebar berwarna hitam senada ini didampingi kuasa hukumnya, Fahri Timur.


Fahri menyebut Steffy dicecar hingga 60 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan itu seputar aliran dana terkait kasus penyalahgunaan Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

"Alhamdulillah, pemeriksaannya berjalan dengan baik, meskipun memakan waktu 12 jam, sangat melelahkan betul. Yang ingin saya sampaikan bahwa Bu Steffy diperiksa dengan 12 halaman BAP, kurang-lebih 40-60 pertanyaan barangkali. Yang ditanyakan seputar aliran dana dan hubungan personal," ucap Fahri, yang mendampingi Steffy.


Walau membenarkan soal aliran dana, Steffy, yang merupakan staf ahli untuk membantu gelaran Aceh Marathon 2018, dikatakannya tidak pernah tahu soal duit suap tersebut. "Aliran dana itu memang ada aliran dana, tapi Bu Steffy sendiri tidak pernah tahu dana itu," kata Fahri.

Steffy merupakan salah satu saksi yang dicegah bepergian ke luar negeri oleh KPK. Rekening Steffy juga telah dibekukan.


Dalam perkara ini, Irwandi diduga menerima suap dari Ahmadi sebesar Rp 500 juta dari commitment fee Rp 1,5 miliar atau 10 persen demi mendapatkan ijon proyek infrastruktur yang menggunakan alokasi DOKA.

KPK menduga bagian 8 persen diperuntukkan bagi sejumlah pejabat di provinsi, sedangkan 2 persen di tingkat kabupaten. Sebagian dari duit suap Rp 500 juta itu diduga akan digunakan untuk kegiatan Aceh Marathon 2018.
(nif/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed