Banyak Pendatang, Rusun Pasar Jumat Jadi Sasaran Operasi Biduk

Yuni Ayu Amida - detikNews
Rabu, 18 Jul 2018 20:20 WIB
Foto: Yuni Ayu/detikcom
Jakarta - Pemkot Jakarta Selatan melakukan Operasi Pembinaan Kependudukan (Biduk) di Rusun Pasar Jumat, Jalan Sapta Taruna Raya, Kompleks PU, Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jaksel. Rusun tersebut menjadi sasaran operasi karena dihuni banyak pendatang.

"Karena wilayah ini termasuk wilayah yang potensi pendatangnya banyak. Jadi ini sudah dipetakan, sudah didata. Ya, kebetulan ini kita di Pondok Pinang, sebelumnya di Cipulir," kata Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Arifin, yang memimpin operasi di lokasi, Rabu (18/7/2018).

Dalam kegiatan tersebut, Arifin bersama petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) mendatangi warga secara door to door. Warga diminta menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).

Dari hasil pemeriksaan itu, terdapat pasangan suami-istri yang belum memiliki KTP DKI Jakarta. Mereka kemudian disarankan membuat surat keterangan domisili sementara (SKDS).


"Ya tadi kita dapatkan satu, ada satu warga hampir 2 tahun tinggal di rumah susun ini. Mereka ini status KTP-nya ini luar DKI, suaminya dari Depok, istrinya Tangerang Selatan, tapi sudah dua tahun tinggal di sini. Seharusnya mereka wajib dibuatkan atau dia mengurus SKDS," jelasnya.

Dengan demikian, setiap warga yang tinggal memiliki status kependudukan yang jelas, apakah sebagai pendatang atau penduduk setempat.

"Sehingga kita tahu data kependudukan kita jelas, berapa jumlah penduduk Jakarta, berapa jumlah pendatang. Kalau dia nggak lapor, ya kita nggak punya data. Makanya kita ingin supaya warga tertib, di mana bertempat tinggal, ya di situ dia lapor," ucapnya.

(mea/mea)