DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 19:35 WIB

Anies Diminta Tak Tiru Langkah Jokowi Tinggalkan DKI untuk Pilpres

Zunita Amalia Putri - detikNews
Anies Diminta Tak Tiru Langkah Jokowi Tinggalkan DKI untuk Pilpres Jokowi dan Anies Baswedan di taman Waduk Pluit, Jakarta Barat, Selasa (22/7/2014). (Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menilai Gubernur Jakarta Anies Baswedan tidak seharusnya masuk bursa cawapres untuk mendampingi Prabowo Subianto ataupun Joko Widodo. Sebab, kalau maju ke pilpres, Anies dinilai merusak sistem politik Indonesia.

"Habitus politik Pak Jokowi nggak perlu ditiru karena tidak menyelesaikan pekerjaan pada saat itu (Gubernur Jakarta). Beliau berkomitmen untuk menyelesaikan DKI Jakarta, maka Pak Anies Baswedan mesti menyelesaikan ini lima tahun," kata Pangi dalam diskusi di Restoran Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (18/7/2018).


Ia mengatakan Anies belum pantas melepaskan jabatan gubernur karena dinilai belum memberikan kontribusi yang besar untuk Jakarta dan karena pekerjaannya belum genap satu tahun. Ia juga menyebut Anies tidak bisa maju karena telah mengorbankan banyak biaya saat pilkada lalu.

"Karena beliau satu tahun saja belum, ini bisa ganggu sistem politik karena effort, biaya, cost dikeluarkan ributnya kemarin, terjadi konflik di mana-mana," imbuh dia.


Dia mendorong agar Anies menyelesaikan seperiode masa jabatannya sebelum mengambil keputusan lain. Jangan sampai jabatan sepenting gubernur hanya ditinggalkan tanpa bertanggung jawab terhadap permasalahan yang ada.

"Maka, bagi saya, Pak Anies mesti wajib lima tahun untuk demokrasi ke depan," tegas dia.
(dnu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed