Lucky Hakim Ngaku Ditawari Kontrak Sinetron Rp 10 M, Perindo: Hoax!

Andhika Prasetia - detikNews
Rabu, 18 Jul 2018 18:40 WIB
Sekjen Perindo Ahmad Rofiq (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Perindo menepis sempat mengiming-imingi uang sebesar Rp 10 miliar untuk Lucky Hakim hengkang dari PAN. Perindo menegaskan tidak pernah melakukan politik transaksional.

"Hoax. Perindo partai yang sangat terbuka bagi siapa saja. Yang ingin mengabdi untuk kebajikan dalam berbangsa dan bernegara silakan bergabung," ujar Sekjen Perindo Ahmad Rofiq saat dimintai konfirmasi, Rabu (18/7/2018).


Dari screenshot yang beredar, Rabu (18/7), tawaran Rp 10 miliar dari Perindo kepada Lucky dalam bentuk kontrak main sinetron. Tawaran itu dibantah Perindo.

Screenshot Lucky Hakim ngaku ditawar kontrak sinetron Rp 10 M dari Perindo.Screenshot Lucky Hakim ngaku ditawar kontrak sinetron Rp 10 M dari Perindo. Foto: Dok. Istimewa

"Perindo sangat mengharamkan politik transaksional. Jadi mana mungkin Perindo menawarkan hal-hal begitu," tutur Rofiq.

Saat ini, Lucky sudah berpindah dari PAN ke NasDem. Lucky disebut-sebut ditransfer Rp 5 miliar. Namun ia sudah membantahnya.


"Ya, percakapan itu kan bisa dibuat oleh siapa pun, artinya dan grup itu siapa yang ngirim saya nggak tahu," kata Lucky saat dihubungi.


Saksikan juga video 'Wow! Biaya 'Transfer' Lucky Hakim ke NasDem Capai Rp 5 Miliar':

[Gambas:Video 20detik]

Lucky Hakim Ngaku Ditawari Kontrak Sinetron Rp 10 M, Perindo: Hoax!
(dkp/tor)