DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 12:26 WIB

Puji Warga Pasang Bendera Negara Pakai Bambu, Sandi: Jangan Julid

Mochamad Zhacky - detikNews
Puji Warga Pasang Bendera Negara Pakai Bambu, Sandi: Jangan Julid Bendera negara peserta Asian Games dengan bambu dipasang lagi. (Sahaya Anisa/detikcom)
Jakarta - Warga Penjaringan, Jakarta Utara, memasang bendera negara-negara peserta Asian Games 2018 menggunakan bambu. Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno menilai upaya tersebut patut diapresiasi, bukan diejek.

"Pak Presiden (Joko Widodo) nganjurin demam (Asian Games). Eh, saking demamnya, dia (warga) partisipasi pasang bendera dengan bambu. Mestinya kan diapresiasi, eh diledek-ledekin. Anda jangan 'julid' (nyinyir)," kata Sandiaga di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (18/7/2018).


Menurut Sandiaga, warga yang membantu pemerintah mendengungkan Asian Games harus didukung. Jangan sesama warga justru saling mengejek.

"Waktu di Koja kemarin kita lihat sendiri warga ngecat pakai duit sendiri, itu kan kita mesti diapresiasi. Please-lah, gencatan senjata dululah. Satu setengah bulanlah sampai September kita pastikan nggak bicara lain selain Asian Games," terang Sandiaga.

Bendera yang dipasang warga Penjaringan sempat dicopot. Namun Gubernur DKI Anies Baswedan sudah menginstruksikan agar bendera tersebut dipasang lagi.


Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (Inasgoc) sendiri tak mempermasalahkan pemasangan bendera negara peserta Asian Games yang diikat ke bambu. Menurut Inasgoc, itu menunjukkan besarnya partisipasi warga.

"Tanggapan dari kami, termasuk Pak Ketum Erick Thohir, bahwa kami apresiasi partisipasi warga dalam memeriahkan Asian Games. Kami oke-oke saja," ujar Koordinator Media Public Relation Inasgoc Danny Buldansyah saat dihubungi pagi tadi.
(zak/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed