DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 11:37 WIB

Yakin Herman Hery Menganiaya, Pengacara Ronny: Pardan Cuma Boneka

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Yakin Herman Hery Menganiaya, Pengacara Ronny: Pardan Cuma Boneka Foto: Kanavino-detikcom
Jakarta - Pengacara Ronny Yuniarto, Yanuar Sasmito, bersikukuh bahwa pelaku yang menganiaya kliennya di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan adalah anggota DPR RI Herman Hery. Sementara Pardan, sopir Rolls Royce yang diyakini adik Herman Hery bergulat dengan Ronny, dinilainya cuma sebagai 'boneka'.

"Nggak ada, Pardan itu orang sebagai boneka yang ditampilkan di kalangan opini supaya masyarakat menyaksikan itu adalah Pardan," kata Yanuar di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (18/7/2018).

Pernyataan itu disampaikan oleh Yanuar sebelum menjalani pemeriksaan terkait laporan dugaan penganiayaan yang dibuat oleh Pardan. Yanuar bersama Ronny masuk ke gedung Ditkrimum Polda Metro Jaya sekitar pukul 10.20 WIB.

Yanuar menyatakan semua informasi yang disampaikan oleh Pardan adalah fitnah. Dia mempunyai bukti kuat bahwa Herman Hery lah yang melakukan penganiayaan.


"Nggak ada semua itu bohong, semua itu fitnah. Yang melakukan Herman Hery. Semua sudah kita kaji," ujarnya.

"Yang jelas kami punya data akurat dam bisa dipertanggungjawabkan bahwa pelakunya Herman Hery," lanjutnya.

Yanuar pun menyampaikan kliennya akan melaporkan balik Pardan ke Polda Metro Jaya. Menurut dia, Pardan telah membuat pengaduan palsu.

"Itu semua fatamorgana, jadi kalimat yang disampaikan itu haknya dia. Silakan, mereka bernyanyi dengan lagu yang merdu dengan irama yang palsu, nggak ada masalah. Kita punya sebagai warga negara baik melaporkan dia karena melaporkan pengaduan palsu. Di samping itu, dia sudah menipu juga masyarakat Indonesia, dia seakan-akan menceritakan yang berurusan sama dek Ronny ini adalah Pardan sama adiknya," tuturnya.

Sebelumnya, Pardan melaporkan balik Ronny Yuniarto terkait kasus dugaan penganiayaan ke Polres Jakarta Selatan.

Laporan Pardan teregister dengan nomor LP/1061/K/VI/2018/PMJ/Restro Jaksel tanggal 11 Juni 2018. Pasal yang dilaporkan adalah pasal 351 KUHP.


Kasus dugaan penganiayaan tersebut telah dilimpahkan ke Polda Metro Jaya. Begitu pula kasus penganiayaan yang dilaporkan oleh Ronny.

Ronny sebelumnya melapor ke Polres Jakarta Selatan atas dugaan penganiayaan dan pengeroyokan oleh sopir Rolls Royce di Jalan Arteri Pondok Indah, Jaksel. Setelah melakukan penelusuran, Ronny menyimpulkan bahwa terduga pelaku adalah Herman Hery.

Namun belakangan, adik Herman Hery, Yudi, muncul dan membantah tudingan Ronny itu. Menurut Yudi, sosok yang dikira Herman Hery oleh Ronny adalah dirinya.

Tetapi, Yudi membantah melakukan pemukulan. Versi pihak Yudi, yang terlibat perkelahian dengan Ronny adalah Pardan. Sementara Pardan juga mengaku dipukul lebih dahulu oleh Ronny.


(knv/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed