Soeharto dan Gus Dur Melayat Saadillah Mursjid

Soeharto dan Gus Dur Melayat Saadillah Mursjid

- detikNews
Kamis, 28 Jul 2005 21:51 WIB
Jakarta - Dua orang mantan Presiden, yakni Abdurrahman Wahid dan Soeharto melayat almarhum Saadillah Mursjid. Kedua mantan Presiden itu nampak sehat, meski harus dituntun oleh ajudan masing-masing.Gus Dur yang baru saja dirawat di RS akibat sakit, datang ke rumah duka, Jl. K, nomor 20A, Mampang Prapatan IV, Jakarta Selatan, Kamis (28/7/2005), sekitar pukul 18.25 WIB sampai 19.00 WIB.Gus Dur yang memakai batik coklat dan peci hitam mengatakan, dengan meninggalnya mantan Mensesneg era Soeharto itu, bangsa Indonesia telah kehilangan seorang ahli yang baik hati. "Saya sudah mengenal beliau tahunan," kata Gus Dur singkat.Setelah Gus Dur, Soeharto datang melayat almarhum Saadilah sekitar pukul 19.10 WIB. Mantan penguasa orde baru itu didampingi tiga anaknya, Bambang, Mamiek, dan Sigit Soeharto, serta penyanyi dangdut Camelia Malik. Wakil Ketua MPR AM Fatwa juga datang hampir bersamaan dengan Soeharto.Soeharto yang memakai batik coklat muda, sempat mengucapkan sesuatu di hadapan jenazah. Tak lama kemudian, Soeharto masuk ke dalam sebuah kamar di rumah itu, untuk istirahat.Sebelumnya, mantan Menristek Rahardi Ramelan, mantan Mendiknas Malik Fadjar, dan mantan Menkeu JB Sumarlin juga sudah terlebih dahulu melayat almarhum di rumah duka.Sekitar pukul 19.15 WIB, jenazah Saadilah dimandikan oleh keluarga dan tiga anaknya yang bernama Chusnul, Husni dan Lelah. Lalu sekitar pukul 20.10 WIB, jenazah disalatkan.Saadillah meninggal setelah dirawat sejak 26 Juli 2005 di RSP Pertamina (RSPP), Jl. Kiai Maja, Jakarta Selatan. Saadillah menghembuskan nafas terakhir pukul 15.57 WIB sore tadi. (fab/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads