DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 10:30 WIB

Pemkot Depok Anggarkan Rp 1,5 M untuk Perbaikan Jalan Gas Alam

Matius Alfonso - detikNews
Pemkot Depok Anggarkan Rp 1,5 M untuk Perbaikan Jalan Gas Alam Kondisi Jalan Gas Alam, Sukatani, Depok berlubang/Foto: Matius Alfonso/detikcom
Depok - Pemerintah Kota Depok telah menganggarkan dana sebesar Rp 1,5 miliar untuk perbaikan Jalan Raya Gas, Sukatani. Namun, perbaikan jalan tidak menyeluruh, melainkan hanya sebagian saja.

"Untuk tahun ini dapatlah Rp 1,5 miliar kurang lebih bisalah (memperbaiki) 500 meter lebih sampai 1 kilometer," kata Kepala Dinas PUPR Depok Mantho Jorgi saat dihubungi, Rabu (18/7/2018).

Mantho mengatakan, seharusnya perbaikan itu dilaksanakan dari ujung Jalan Gas Alam, Sukatani hingga ke Jalan Raya Bogor. Namun, karena anggarannya tidak cukup, maka diprioritaskan perbaikan Jalan Gas Alam terlebih dahulu.

"Sedangkan untuk anggaran sampai tuntas itu kurang lebih antara 5 miliar sampai 6 miliar, dari ujung Sukatani sampai dengan Jalan Raya Bogor, itu kurang lebih 5 miliar sampai 6 miliar," ungkapnya.

Untuk sisanya, akan dianggarkan pada tahun anggaran 2019. "Kita anggarkan untuk tahun anggaran 2019 itu ada dua pembiayaan, dari APBD kita usulkan dan ada dari Bagub itu kita usulkan kurang lebih Rp 4 miliar sedangkan APBD kalau enggak salah Rp 900 juta, itu semoga disetujui oleh anggota dewan. Syukur-syukur harapan kita ya lebih lah supaya tuntas itu jalan," sambungnya.

Perbaikan direncanakan dilaksanakan paling lambat pada Oktober 2018 nanti. Saat ini proyek pekerjaan perbaikan jalan itu masih dalam tahap lelang.

"Sekarang ini proses lelang kurang lebih 40 hari, tanda tangan dan sebagainya 2 bulan lah. Jadi paling cepat mulai September, paling lambat mulai Oktober, tinggal lelang fisik saja," sambungnya.

Mantho tidak mmenyebutkan perbaikan tersebut dilaksanakan dari titik mana ke mana saja. Ia hanya menyebutkan perbaikan tersebut dilakukan di titik paling parah dengan beton.


"Yang rusak parah, lubang besar dekat persimpangan masjid, ada yang dekat turunan itu juga ada. Ada nanti tim survei kita dan kemarin sudah jalan survei lokasi terkait titik-titik mana yang akan diintervensi," ungkapnya.

Ia menambahkan jalan tersebut akan diperbaiki dengan konstruksi beton, mengingat kondisi drainase di sekitar lokasi yang kurang bagus.

"Tahun ini kita ada kegiatan peningkatan jalan di Gas Alam tersebut dengan konstruksi beton, bukan aspal karena kondisi di sana drainasenya kurang begitu bagus. Jadi kita anggarkan untuk konstruksi beton di sana," tuturnya.




(mei/mei)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed