Konsumen Beralih ke Ikan Laut

Dampak Flu Burung

Konsumen Beralih ke Ikan Laut

- detikNews
Kamis, 28 Jul 2005 17:42 WIB
Semarang - Dampak pemberitaan menjangkitnya flu burung pada manusia memang luar biasa. Berdasarkan survei Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jawa Tengah, konsumen mulai mengalihkan perhatian ke ikan laut dibanding daging ayam."Kami belum bisa menghitung persentasenya. Tapi yang jelas, survei kami di lapangan menunjukkan demikian itu, konsumen mulai beralih ke ikan laut," kata Kepala Disperindag Jateng Banudojo Hastjarjo di Bandara Ahmad Yani Semarang, Kamis (28/7/2005).Hastjarjo menjelaskan, kejadian seperti itu terjadi merata di Jateng. Pihaknya menilai hal tersebut sebagai kewajaran mengingat masyarakat banyak yang belum memahami proses menjangkitnya flu burung ke tubuh manusia."Itu karena kepanikan saja. Logika pasar berlaku, kalau barang satu dianggap bermasalah, konsumen akan mengalihkan konsumsinya ke barang lainnya. Ya semacam euforia," tambahnya.Yang terpenting, lanjut Hastjarjo, masyarakat perlu diberi pemahaman kalau penularan flu burung tidak melulu karena makan daging ayam. Masyarakat juga harus diberi tahu bahwa kalau daging ayam dimasak secara sempurna, dipastikan tetap sehat dikonsumsi.Lebih lanjut Hastjarjo menyatakan, meski ada beberapa daerah yang memboikot daging ayam asal Jateng, pihaknya yakin hal itu belum berdampak serius. "Pasaran daging ayam asal Jateng masih seperti biasa. Belum ada masalah apa-apa," ungkapnya.Sementara itu, untuk mengantispasi mewabahnya flu burung, Dinas Peternakan Jateng telah menyebar 14 juta dosis vaksin. Vaksin itu diberikan secara gratis dan hingga kini daerah-daerah sudah mulai membagikannya ke peternak-peternak ayam.Daerah-daerah endemis flu burung terdapat di Kendal, Grobogan, Boyolali, Banyumas, dan Tegal. Pada tahun sebelumnya, unggas di daerah-daerah tersebut terserang flu burung secara mendadak. Puluhan ribu unggas mati. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads