DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 14:13 WIB

Disebut Fahri Umurnya Selesai di 20 Tahun, PKS: Kami Tetap Solid

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Disebut Fahri Umurnya Selesai di 20 Tahun, PKS: Kami Tetap Solid Ketua Departemen Politik PKS Pipin Sopian. (Tsarina Maharani/detikcom)
FOKUS BERITA: Bursa Transfer Caleg
Jakarta - Fahri Hamzah kembali melontarkan kritik ke PKS terkait surat pengunduran diri bertanggal kosong yang menjadi syarat bagi para bakal calon anggota legislatif. PKS menjawab kritik itu.

Ketua Departemen Politik DPP PKS Pipin Sopian mengatakan berpolitik membutuhkan kedewasaan dan kematangan diri, sehingga dapat lebih bijak dalam menyikapi sesuatu.

"Berpolitik itu butuh kedewasaan, kematangan, dan harus selesai dengan diri dan keluarganya," kata Pipin saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (17/7/2018).

Pipin menjelaskan surat bersedia mengundurkan diri yang harus ditandatangani bacaleg PKS merupakan aturan dari partainya. Dia meminta semua pihak menghormati aturan itu.


Tonton juga 'Fahri: Kalau PKS Begini, Mungkin Tahun Ini 'Innalillahi'':

[Gambas:Video 20detik]

"Semua partai punya aturan, kode etik, dan fatsun yang harus diikuti. Pilihannya apakah kita mau mentaatinya atau memilih pisah mencari yang lain. Kami hargai hak masing-masing individu," ujarnya.

Pipin membantah banyaknya bacaleg mundur dari PKS membuat partainya berada di titik terendah. Dia menegaskan hingga saat ini partainya tetap solid.

"Alhamdulillah, hingga kini PKS tetap solid dan optimis menghadapi Pemilu 2019. Banyak kader dan tokoh daerah dan nasional yang saat ini sedang proses menyelesaikan syarat-syarat daftar pencalegan dari PKS," tegas Pipin.

Sebelumnya, Fahri menyebut syarat yang diajukan PKS dinilainya sebagai 'kematian' bagi partai politik tersebut di tahun ini.

"Mungkin inilah umur PKS 20 tahun, selesai tahun inilah. Kan kita dulu deklarasi 1998, ini 2018, mungkin ini innalillahiwainnailaihirojiun," ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).


"Kalau caranya begini, ya selesai, dan mana mungkin orang mau jadi caleg kalau nyawanya udah dipegang partai dari awal. Tinggal taruh tanggal (di surat), hilang. Mustahillah," imbuh Fahri.

Fahri mengatakan PKS saat ini berada di titik terendah. Para kader, kata Fahri, tak terima dengan gaya pemimpin PKS saat ini. Fahri lalu mengungkit 'kegagalan' PKS di Pilkada 2018.

"PKS itu dalam titik nadir keadaannya sekarang ini, padahal keadaan (sedang) baik. Dulu ya, kita kena kasus LHI, ditangkap dia, tapi kita bisa dapat Jawa Barat, Maluku Utara, Sumatera Utara, kita bisa dapat dalam keadaan sulit," ucap Fahri.

"Sekarang dalam keadaan baik, ini hilang semua. Padahal keadaan lagi tidak ada masalah, tidak ada kasus hukum, tapi memang ini sepertinya ada niat merusak PKS dari dalam," tudingnya.

Disebut Fahri Umurnya Selesai di 20 Tahun, PKS: Kami Tetap Solid

(mae/elz)
FOKUS BERITA: Bursa Transfer Caleg
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed