DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 10:44 WIB

Eks Walkot Jaktim Dipensiunkan Lewat WA, Sandi: Zaman Now

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Eks Walkot Jaktim Dipensiunkan Lewat WA, Sandi: Zaman Now Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno (Ibnu-detik)
Jakarta - Mantan Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardana mengaku dipensiunkan lewat WhatsApp (WA). Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menegaskan apa yang dilakukan sesuai dengan prosedur dan memanfaatkan teknologi perpesanan era kini.

"(Lewat WA) Zaman now, kalau sesuai ketentuan dan prosedur. Dijalankan sesuai dengan apa yang sudah digariskan melalui sistem personalia yang ada di DKI," kata Sandiaga di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (17/7/2018).


Sandiaga bahkan mengatakan Bambang Musyawardana merupakan kesayangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Namun karena usia, Bambang harus sudah diganti.

"Detail (pergantian) tanya sama BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Karena Pak Bambang kan salah satu wali kota terbaik. Saya sudah sampaikan itu kesayangannya Pak Anies. Tapi kan harus sudah pensiun, tinggal hitungannya bulan atau minggu," jelas Sandiaga.


Sandiaga menegaskan perombakan kabinet tidak terkait hal-hal yang personal. Dia mengucapkan terima kasih atas kinerjanya selama ini.

"Nggak mungkin nggak sesuai ketentuan, semua sesuai ketentuan. Kita punya hubungan baik, baik wali kota, kepala dinas, mereka bertugas dengan baik dan saya ucapkan terima kasih," jelas Sandiaga.

Sebelumnya, Bambang mengaku hanya mendapatkan fotokopi surat keputusan pencopotan dirinya. Dia mengaku bingung terkait posisinya karena tidak diberi kejelasan.


"Ya saya minta kasih penjelasannya, kan saya terima fotokopi dan aslinya belum dikasih ke saya dari pihak Badan Kepegawaian Negara itu. Seharusnya tiga bulan dari sebelum pensiun diserahkan kan," ujar Bambang, Senin (16/7).

Bambang pun mengaku hanya menerima pesan elektronik dari Anies terkait pencopotannya. Dia ingin meminta kejelasan statusnya melalui SK yang asli.

"Yang saya masalahkan selama ini, saya belum terima keputusan gubernur yang asli, hanya saya di-WA dipensiunkan," ucapnya.


(fdu/dnu)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed