DetikNews
Selasa 17 Juli 2018, 09:23 WIB

Hindari Penghadangan, Semua Taksi Harusnya Boleh Masuk Bandara

Haris Fadhil - detikNews
Hindari Penghadangan, Semua Taksi Harusnya Boleh Masuk Bandara Ilustrasi taksi (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Seorang penumpang di Bandara Ahmad Yani, Semarang, mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat naik taksi ketika akan meninggalkan bandara. Penumpang bernama Nathalie itu mengaku dihadang dan dipaksa turun.

Menurut pihak bandara, hal itu berkaitan dengan belum adanya kerja sama antara operator taksi yang ditumpangi Nathalie dengan pihak bandara. Untuk mengatasi masalah yang sama terjadi lagi, pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menilai seharusnya semua taksi diberi kesempatan yang sama untuk mengangkut penumpang dari bandara.

"Kalau setiap bandara yang miliknya TNI selalu akan ramai. Karena mereka akan menaruh taksi-taksi milik koperasinya. Kalau dibuatnya fair, koperasi masuk, Express masuk, Blue Bird masuk, semua masuk nggak apa-apa," kata Agus saat berbincang dengan detikcom, Senin (16/7/2018) malam.


Menurutnya, masalah ini adalah persoalan lama yang belum terselesaikan. Ia pun berharap hal ini segera bisa diselesaikan.

"Saya selalu bilang pada pemerintah, sudahlah, jangan meneruskan bandara enclave sipil. Contoh taksi di Padang dipindah, kan nggak jadi masalah. Taksinya dari Kopkapura, kemudian taksi lain boleh masuk," tuturnya.

Sebelumnya, posting-an seorang pengguna taksi yang mengaku mengalami arogansi di Bandara Ahmad Yani Semarang jadi viral di Facebook. Penumpang bernama Nathalie itu dihadang ketika masuk ke taksi Blue Bird dan diminta turun.


Peristiwa itu terjadi pada Minggu (15/7) lalu sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu Nathalie baru pulang dari Surabaya dan mencari taksi untuk pulang. Ketika itu, ia melihat taksi Blue Bird kosong dan lebih dekat daripada taksi bandara yang harus sedikit menyeberang.

Peristiwa itu kemudian berusaha diselesaikan pihak bandara. Communication and Legal Section Head Angkasa Pura I Bandara Ahmad Yani Semarang, Dian Permata Sari, membenarkan ada peristiwa tersebut. Namun ia mengatakan pihaknya sudah berusaha memberikan solusi.

Dian juga menjelaskan sebenarnya sudah ada peraturan dan kerja sama terkait transportasi di Bandara Ahmad Yani. Hingga saat ini, yang bisa mengangkut penumpang dari bandara tersebut adalah Taksi Bandara Primkopad S16, Bus Trans Semarang, dan rental mobil dari TRAC serta Blue Bird.

"Di area bandara untuk pengelolaan kegiatan jasa terkait ada peraturannya bahwa harus dengan didasarkan kerja sama dengan pengelola bandara. Saat ini yang ada kerjasama untuk taksi baru dengan Primkopad S16," tutur Dian.

Sopir Taksi Online Dapat Sosialisasi Ganjil Genap, Simak Videonya:

[Gambas:Video 20detik]


(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed