DetikNews
Senin 16 Juli 2018, 23:04 WIB

Kemarahan Kapolri Gegara AKBP Yusuf Tendang Ibu-ibu

Audrey Santoso, Deni Wahyono - detikNews
Kemarahan Kapolri Gegara AKBP Yusuf Tendang Ibu-ibu AKBP M Yusuf menendang wanita di Babel (screenshot video viral)
Jakarta - Kapolri Jenderal Tito Karnavian marah besar atas tindakan AKBP M Yusuf karena menendang dan memukul ibu serta bocah komplotan pencuri di minimarket miliknya. Tito meminta budaya arogansi dihilangkan.

"Bagaimanapun, orang yang sudah menyerah, tidak mengancam keselamatan petugas dan orang lain, itu tidak boleh dilakukan kekerasan. Itu prinsipnya (program) Promoter. Juga sama hilangkan budaya arogansi, jangan sok-sok petugas kemudian pada pelaku kejahatan begitu," kata Tito kepada wartawan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (16/7/2018).


Tonton juga video: 'Ibu-ibu yang Dihajar AKBP Yusuf Dihukum Percobaan karena Mencuri'

[Gambas:Video 20detik]


Pemukulan itu berawal dari kasus pencurian yang tertangkap tangan pada Rabu (11/7) pukul 19.00 WIB. Rekaman pemukulan itu kemudian viral. AKBP lalu dicopot dari jabatan Kasubdit Kilas Ditpamobvit Polda Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (13/7).

Tito melarang anggotanya berperilaku agresif dan melakukan kekerasan berlebihan kepada pelaku kejahatan. Apalagi jika pelaku sudah menyerah dan tidak berdaya.

"Budaya kekerasan juga tidak boleh. Agresif ini juga harus ditekan. Ini kekerasan eksesif. Orang sudah nggak berbuat apa-apa ditendang. Eksesif itu! Maka saya mengambil tindakan tegas, yaitu mencopot yang bersangkutan, nonjob," terang Tito.

Tito menyampaikan akan memberi sanksi kode etik kepada AKBP Yusuf selain mencopot jabatannya. Dia berharap sanksi tegas yang diberikan kepada AKBP Yusuf dapat menjadi pelajaran bagi anggota Polri lainnya.

"Kalau ada ibu-ibu yang sudah menyerah, yang mungkin dia mengutil karena lapar gitu ya, tidak usah berlebihan, tidak usah dilakukan kekerasan," ujarnya.


Polisi menyebut AKBP Yusuf memukul Desy, ibu-ibu pencuri itu, karena tersulut emosi. Sebab, Desy hanya menjawab tidak tahu dan mengaku tidak punya KTP.

Desy kemudian disidangkan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Jumat (13/7). Dia terbukti melakukan pencurian dan divonis hukuman percobaan 3 bulan.

Kemarahan Kapolri Gegara AKBP Yusuf Tendang Ibu-ibu

(idh/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed