DetikNews
Senin 16 Juli 2018, 14:32 WIB

Jadi Tuan Rumah KTT OKI 2019, Gambia Belajar dari Indonesia

Rina Atriana - detikNews
Jadi Tuan Rumah KTT OKI 2019, Gambia Belajar dari Indonesia Foto: Wakil Presiden Gambia HEM A. N. M Ousainou Darboe menemui Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK). (Dok. Istimewa)
Jakarta - Gambia akan menjadi tuan rumah KTT OKI pada 2019 mendatang. Mengenai keprotokoleran di event tersebut, Gambia belajar ke Indonesia yang pernah jadi tuan rumah KTT Luar Biasa OKI 2016.

"Segera setelah kunjungan ini kita akan mengirim satu tim asesmen untuk berkunjung ke Gambia untuk asesmen mengenai satu masalah keprotokolan. Yang kedua yang diminta oleh Gambia melakukan asesmen untuk masalah sekuriti,"kata Retno usai pertemuan Wapres JK dan Wapres Gambia HEM A. N. M Ousainou Darboe di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (16/7/2018).

"Tadi saya bahas lagi sama Pak Wapres, jadi tim kita akan ke Gambia membantu mereka adalah untuk melakukan asesmen adalah dari keprotokolan dari Kementerian Luar Negeri," jelasnya.

Tonton juga 'Jokowi Bicara Rapor JK & Peluang Cawapres Perempuan':

[Gambas:Video 20detik]

Selain dari Kemenlu, tim yang akan diberangkatkan adalah dari Kepolisian untuk memberi pelatihan capacity building Kepolisian di sana.


"Kemudian yang kedua Kepolisian akan melakukan asesmen kebutuhan capacity building untuk Kepolisian. Jadi intinya itu juga beliau menjelaskan Pak Wapres menjelaskan masalah infratruktur dan sebagian tapi masalah yang berbeda tapi kita sudah mulai beliau datang ke sini memulai capacity building,"tutur Menlu.



Menurut Retno, Gambia tak hanya meminta bantuan ke Indonesia, tapi juga negara lain. Hanya saja Indonesia termasuk negara yang pertama-tama dimintai tolong.

"Saya kira tidak hanya dengan Indonesia. Melihat skala besarnya pertemuan-pertemuan oleh OKI. Kalau kita bicara OKI, kan kita bicara lebih dari 50 negara. Sehingga skalanya juga cukup besar. Belum lagi kita lihat misalnya, sekarang kan keketuaannya Turki,"ujar Retno.

"Turki juga beberapa kali melakukan pertemuan yang sifatnya emergency. Jadi saya kira tidak mungkin Gambia hanya berbicara dengan Indonesia. Tetapi Indonesia termasuk yang pertama sudah membantu sebelum mereka mengintensifkan untuk upaya bekerja sama dengan negara lain, karena tim untuk pelatihan keprotokolan bahkan sudah masuk dari tahun lalu," bebernya.

Jadi Tuan Rumah KTT OKI 2019, Gambia Belajar dari Indonesia

(rna/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed