"Selama ini yang kasatmata sering mengompor-ngompori masyarakat antara lain Amien Rais," kata Inas kepada wartawan, Senin (16/7/2018).
Inas menyebutkan contoh Amien Rais melakukan 'kompor' mengenai PT Freeport Indonesia. Politikus senior PAN Amien Rais memang diketahui menyebut akuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) sebesar 51 persen hanya bohong-bohongan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tonton juga 'KPU: Konflik Internal Hanura Rugikan Kami!':
Meski begitu, Inas meminta para politikus tidak usah tersinggung oleh ucapan Jokowi. Politikus diharapkan juga tidak mudah tersinggung.
"Mosok berpolitik mudah tersinggung, kayak gerombolan geng motor saja," tutur dia.
Inas mengatakan saat ini para politikus mencari peluang untuk berkuasa menjelang pemilu sehingga memanfaatkan momen untuk 'mengompori' masyarakat.
"Menjelang tahun elektoral ini, bermunculan politikus yang mencari peluang untuk berkuasa dengan memanfaatkan berbagai momen dan berita untuk dipelintir dengan tujuan menghasut masyarakat," ucap Inas.
Sebelumnya, Jokowi mengingatkan masyarakat tak terprovokasi di tahun politik. Jokowi lantas menyindir politikus yang sengaja memanaskan situasi politik.
Dia mengingatkan masyarakat tidak terprovokasi oleh para politikus. Menurutnya, ada pihak-pihak yang ingin memanasi situasi bangsa di tahun politik.
"Sering kan kalau mendekati pilihan bupati, wali kota, gubernur, pilihan presiden, dikompori. Yang ngompori siapa? Ya para politikus," kata Jokowi, Sabtu (14/7).












































