DetikNews
Senin 16 Juli 2018, 01:47 WIB

Sandiaga: Jangan Bawa Zohri ke Ranah Politik

Mochamad Zhacky - detikNews
Sandiaga: Jangan Bawa Zohri ke Ranah Politik Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (Indra Komara/detikcom)
Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno bangga dengan sprinter Lalu Muhammad Zohri yang berhasil memenangi kejuaraan dunia atletik lari 100 meter di Finlandia. Menurut Sandiaga, Zohri merupakan bukti potensi Indonesia dalam dunia olahraga.

"Saya betul-betul bangga. Lalu Zohri itu menunjukan bahwa kita punya bakat dan punya potensi, tinggal bagaimana kita memolesnnya dengan baik," kata Sandiaga di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Minggu (15/7/2018).

Banyak pihak yang juga bangga dengan keberhasilan Zohri. Namun, Sandiaga berpesan selebrasi untuk Zohri tak boleh berlebihan.

"Kepada prestasi seperti itu atletnya juga harus dilindungi, jangan dihujani dengan perhatian, dibawa ke sana, ke sini, karena nanti dia akan fokusnya hilang," terang Sandiaga.


Yang sekarang harus dilakukan yakni membantu Zohri meraih cita-citanya menjadi manusia tercepat. Satu lagi pesan Sandiaga, jangan menjadikan Zohri komoditas politik.

"Bantu Pak Bob (Bob Hasan) dan PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) mewujudkan mimpinya Zohri menjadi manusia tercepat di Asia. Mudah-mudahan dia pecahkan rekor nasional, 10,17 (detik) sudah sedikit lagi. Juga dia mungkin bisa manusia pertama Indonesia 10 detik, kalau di bawah 10 detik itu kita sudah ada di level dunia," ujar Sandiaga.

"Mari kita menahan diri, saling mengingatkan. Karena membina olahraga itu sangat sulit dan memastikan Zohri berkonsentrasi. Jangan dibawa-bawa ke politik lah, please. Saya melihat postingan-postingan ini saling klaim, saling tarik-menarik antar politik, jangan," imbuhnya.

Sandiaga mengajak seluruh masyarakat untuk memberi dukungan baik moril maupun materil untuk Zohri. Dia pun mengingatkan urusan pembinaan Zohri biarlah menjadi kewenangan PASI.

"Zohri, biarkan Zohri. Biarkan PASI yang membina. Pemerintah dan masyarakat mendukung dari belakang," tutur Wagub usungan Gerindra dan PKS itu.


Prestasi Zohri memang diwarnai dengan adanya isu bendera. Media massa dan persatuan atlet di Polandia menyebut bendera yang dipakai Zohri saat melakukan selebrasi kemenangan merupakan bendera Polandia.

Namun, isu tersebut dibantah oleh tim ofisial Zohri. PASI menegaskan bendera yang pakai Zohri yakni bendera yang dibawa tim ofisial dari Jakarta.
(zak/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed