Polling PSI: Mahfud MD Cawapres Terkuat untuk Jokowi

Zunita Amalia Putri - detikNews
Minggu, 15 Jul 2018 12:12 WIB
Konferensi pers PSI tentang polling cawapres untuk Jokowi. Foto: Zunita/detikcom
Jakarta - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merilis hasil polling online alternatif Cawapres untuk Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 nanti. Hasilnya, mantan Ketua Mahkamah Kosititusi Mahfud MD yang mendapatkan suara terbanyak dari netizen.

Survei online ini dilakukan pada 11 April-22 Mei 2018 di website PSI dengan total peserta polling 71.106 di 23 wilayah Indonesia, salah satunya Jakarta, Medan, Semarang, Bandung, Depok, hingga Ambon. Dari 12 nama yang diusung oleh PSI, Mahfud MD mendapat perolehan suara terbanyak yaitu 32 persen.



"Siapakah cawapres yang paling banyak didukung oleh peserta polling. 32 persen atau tertinggi itu mendukung kepada Pak Mahfud MD, sementara di urutan kedua, ketiga ada Bu Sri Mulyani, kemudian ada Pak Luhut dan seterusnya, Bu Susi dan Pak Moeldoko. Hasil Polling ini menunjukkan ternyata menang preferensi masyarakat lebih suka jika Pak Mahfud menjadi cawapres Pak Jokowi untuk periode kedua," kata Ketua Umum PSI Grace Natali di Kantor DPP PSI, KH Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu (15/7/2018).

Grace mengatakan, hasil survei ini kebanyakan dipilih oleh generasi muda dengan kisaran umur 25-34. Ia mengatakan, kebanyakan milenial memilih Mahfud karena sosok yang original dimata milenial.

"Jadi kebanyakan milenial generasi X. Setidaknya dari ini rasanya mengkonfirmasi juga bahwa anak-anak muda pun melihat Pak Mahfud ini tidak resisten bahkan mereka banyak yng memberikan suaranya setuju dengan Pak Mahfud MD. Buat kami memang ini titik temu yang baik," imbuh dia.

Menurutnya, jika Jokowi memilih Mahfud yang berasal dari kalangan non partai ini tidak akan membuat partai lain tersinggung.



"Karena beliau profesional non-partai, karena dia non-partai, tidak akan ada salah satu partai tersinggung merasa tidak diambil misalnya kalau Pak Jokowi mengambil Pak Mahfud sebagai cawapres. Tentu berbeda kalau diambil dari partai koalisi, nanti ada yang merasa tidak terwakili. Dan akhirnya bisa membahayakan koalisi dan sebagainya," ucap dia.

"Kita lihat memang ini titik yang baik. PSI mendukung kombinasi Pak Jokowi dan Pak Mahfud. Meskipun siapapun yang akan dipilih Pak Jokowi kita akan dukung," sambung dia.

Selain itu Ketua DPP PSI Tsamara Amany menuturkan sosok Mahfud MD yang tegas dan to the point adalah sosok yang diinginkan oleh kaum milenial. Mahfud juga dianggap mampu meraup suara milenial jika disandingkan dengan Jokowi sebagai Wapres.

"Pak Mahfud adalah sosok yang original, orangnya to the point, tegas saja kalau ngomong. Jadi, anak muda itu suka sama tokoh yang original-original aja, enggak perlu tiba-tiba bergaya gitu mendadak milenial. Untuk meraup suara milenial, karena milenial bukan hanya soal gaya, tapi milenial anak muda itu juga soal substansi dan pak Mahfud memiliki Substansi itu," ungkap dia. (bag/bag)