Sayap Islam di Museum Louvre, Paris

Sayap Islam di Museum Louvre, Paris

- detikNews
Kamis, 28 Jul 2005 10:14 WIB
Sayap Islam di Museum Louvre, Paris
Den Haag - Museum Louvre, Paris, akan menambah sayap ruangan khusus untuk benda seni Islam. Tujuannya untuk membentuk pengertian lebih baik terhadap Islam di kalangan masyarakat Barat.Kantor berita ANP Rabu malam atau Kamis (28/7/2005) jam 02.43 WIB melaporkan bahwa dana pembangunan untuk koleksi seni Islam tersebut sebagian berasal dari Pangeran Al-Walid Bin Talal. Pengusaha dan miliarder Arab Saudi ini merogoh kocek sebesar 17 juta Euro atau 26,97 juta dolar AS. Sedangkan perusahaan raksasa minyak Prancis, Total, siap menyumbang 4 juta Euro dan dari pemerintah Prancis 26 juta Euro. Menteri Kebudayaan Prancis Renaud Donnedieu de Vabres mengatakan, dana dari Bin Talal tersebut merupakan sumbangan terbesar untuk kebudayaan dalam sejarah Prancis dan telah memungkinkan realisasi proyek itu. "Sumbangan itu juga menunjukkan jalinan khusus persahabatan yang menyatukan Arab Saudi dan Prancis," kata de Vabres saat seremoni penyerahan sumbangan, Rabu.Disain sayap ruangan tersebut dipercayakan kepada arsitek Mario Bellini dan Rudi Ricciotti. Bentuknya akan mengimajinasi awan melayang bernuansa pelangi. Sedangkan Bin Talal mengatakan seperti karpet terbang. Direncanakan proyek yang bakal mampu menampung 10.000 item benda seni Islam, salah satu terbesar di dunia, itu akan resmi dibuka pada 2009.Museum Louvre merupakan salah satu museum terbesar di dunia, dengan koleksi dari berbagai peradaban, antara lain Yunani, Romawi, Mesir Kuno hingga Firaun, sampai lukisan Mona Lisa karya Leonardo da Vinci ada di sana. Keterangan Foto: Museum Louvre, Paris. Bangunan piramida kaca ditambahkan pada 1989 dan kini menjadi pintu masuk utama. (dok es) (es/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads