6 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Bogor, 2 Orang Tewas

6 Kendaraan Kecelakaan Beruntun di Bogor, 2 Orang Tewas

Ibnu Hariyanto - detikNews
Sabtu, 14 Jul 2018 19:31 WIB
Enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun di Bogor, Dua orang tewas. (Foto: dok. Polres Bogor)
Jakarta - Kecelakaan beruntun terjadi di Desa Kalong, Luwisadeng, Kabupaten Bogor. Dua orang tewas akibat kecelakaan yang berawal dari rem blong sebuah truk tronton itu.

"Meninggal dua orang," kata Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky dalam keterangan, Sabtu (14/7/2018).

Andi menjelaskan kecelakaan itu terjadi di Jalan Raya Panjanguan RT 04/003, Kalong I, Luwisadeng, Kabupaten Bogor, Sabtu siang, sekitar pukul 14.30 WIB. Kecelakaan melibatkan enam unit kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Andi menerangkan kecelakaan bermula dari truk tronton dengan nomor polisi B-9415-KYV yang dikemudikan Karta mengalami rem blong dari arah Cigudeg menuju Bogor. Lalu truk tersebut berbelok ke lajur lain yang berlawanan arah.

"Truk bergerak ke kanan jalan (jalur berlawanan arah) dan menabrak truk Diesel bernomor polisi F-8303-GQ, lalu menabrak kendaraan Toyota Rush bernomor polisi F-1330-LE," jelas Andi.



Setelah itu, truk tronton itu kembali berbelok ke jalur sebelumnya dari arah Cigudeg menuju Bogor. Menurut Andi, tak lama truk itu pun kembali ke jalur berlawanan arah dan menabrak kendaraan lain yang melintas.

"Truk membanting setir ke kiri jalan dan menabrak kembali kendaraan truk Colt Diesel nomor polisi F-8335-FP yang bergerak searah. Truk Colt Diesel tersebut menabrak rumah yang berada di sebelah kiri jalan. Kemudian truk tronton membanting setir kembali ke lajur kanan dan menabrak angkutan umum nomor polisi F-1967-NX dan kemudian jenis angkot tersebut terdorong ke kanan jalan dan mengenai dua jenis kendaraan sepeda motor yang sedang melintas," urai Andi.

Andi menyebut, selain dua orang tewas, satu orang lain mengalami luka ringan. Andi mengatakan polisi pun langsung lakukan serangkaian penanganan akibat kecelakaan itu.

"Saat ini polisi berhasil mengevakuasi kendaraan dan korban yang terjebak di kendaraan bersama masyarakat dan dibawa ke rumah sakit serta petugas membantu menghubungi keluarga para korban," tambahnya. (ibh/dnu)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads