"Istilah saya, jangan kotori ruang publik kita dengan kebencian. Seharusnya kita adu gagasan bagaimana jangan lagi impor beras, bagaimana Indonesia bisa berdaulat, bagaimana hukum bisa tegak dan adil untuk semua, dan gagasan lainnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (14/7/2018).
Hal itu diungkap Zulhasan, sapaan akrabnya, saat menghadiri halalbihalal bersama perwakilan berbagai ormas Islam Tangerang Selatan di Masjid Al-Azhar BSD, hari ini. Ia hadir bersama Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakannya, di tahun politik ini semua pihak harus menjaga persatuan. Perbedaan pilihan, sambungnya, jangan menjadi alasan untuk saling membenci.
"Yang pertama tentu di tahun politik ini jaga persatuan. Pilpres dan pileg harus jadi kompetisi ide dan gagasan, bukan adu kebencian. Perbedaan pilihan bukan alasan untuk bermusuhan," tegasnya.
Ketua Umum PAN ini juga menyebut pentingnya umat Islam mengetahui detail latar belakang calon yang akan dipilih dalam Pemilu 2019.
"Politiklah yang menentukan arah Indonesia ke depan. Jadi, sebelum memilih, pastikan calonnya bersih, jujur, berintegritas, dan punya komitmen kuat melayani rakyat. Jangan memilih karena sembako atau uang," ungkapnya.










































