detikNews
Sabtu 14 Juli 2018, 11:52 WIB

Dokter Disiapkan di Rumah Potong Antisipasi Penyakit Hewan Kurban

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Dokter Disiapkan di Rumah Potong Antisipasi Penyakit Hewan Kurban Mentan Amran Sulaiman (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta - Kementerian Pertanian akan menyiapkan dokter hewan untuk mengawal proses pemotongan hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) di Jakarta. Khususnya RPH yang telah disiapkan untuk mengakomodasi kebijakan larangan pemotongan hewan kurban di dekat lokasi equestrian untuk Asian Games 2018.

"Ratusan dokter kami siapkan mengawal pemotongan-pemotongan, dan pemotongan harus di RPH kawasan tempat ini. Kami sudah sepakat dengan Pak Wagub (Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno) dan Pak Wali Kota (Wali Kota Jakarta Timur M Anwar)," kata Menteri Pertanian Amran Sulaiman setelah meninjau venue equestrian di Jakarta Equestrian Park, Jalan Pulo Mas Jaya, Kayu Putih, Pulogadung, Jakarta Timur, Sabtu (14/7/2018).

Amran menjelaskan tujuan disiapkannya dokter-dokter hewan itu untuk mengantisipasi penyebaran penyakit oleh hewan kurban kepada kuda-kuda yang akan digunakan untuk bertanding dalam cabang olahraga berkuda.

"Ini jangan sampai ada penyakit atau apa," ujarnya.


Kendati demikian, Amran menegaskan hingga saat ini tidak ada persoalan penyebaran penyakit hewan di kawasan JEP. Ia juga memastikan pihaknya terus mengawal dan mengawasi persoalan kesehatan kuda-kuda yang digunakan untuk Asian Games.

"Kita meninjau harian, bukan bulanan. Harian kita monitor, kita bisa antisipasi lebih awal. Kita sudah bekerja satu tahun sebelumnya. Ini tim kami Pak Fajar sudah tahun bekerja, insyaallah aman," kata Amran.


Seperti diketahui, Pemprov DKI melarang masjid yang berada dalam radius 1 km dari lokasi arena berkuda atau equestrian untuk menampung dan memotong hewan kurban selama Asian Games 2018. Pemprov pun sudah menyiapkan lokasi penggantinya.

"Kalau mau potong, kita sudah siapkan rumah pemotongan hewan (RPH). Kalau bagi-bagi daging, boleh. Tapi nggak boleh potong hewan di radius 1 km. Yang nggak boleh itu nampung sama potong. Ini kita akan diperbarui dengan ingub (instruksi gubernur) yang baru," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian DKI Jakarta Darjamuni di Equestrian Park, Pulo Mas, Jakarta Timur, Rabu (11/7/2018).
(mae/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com