Ular yang Bunuh Rizky Dilepas, BKSDA: Bukan Tanggung Jawab Kami

Audrey Santoso - detikNews
Sabtu, 14 Jul 2018 10:03 WIB
Foto: Aksi Rizky sebelum tewas dipatuk king cobra peliharaan (FB/Risky Ahmad)
Jakarta - Ular jenis King Cobra sepanjang 3,8 meter telah dilepas keluarga Rizky ke alam bebas. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah mengatakan ular tersebut tak menjadi tanggung jawab pihaknya karena tak termasuk golongan satwa dilindungi.

"Satwa yang diperlihara (Rizky) itu kan tidak dilindungi undang-undang. Kalau dilindungi undang-undang kan bisa langsung kita sita," kata Kepala BKSDA Kalteng Ir Adib Gunawan saat dihubungi detikcom, Sabtu (14/7/2018).


Tonton juga video: 'Bikin Merinding! Ini Aksi Amar Main dengan King Cobra'

[Gambas:Video 20detik]


"Itu bukan tanggung jawab BKSDA karena tidak dilindungi undang-undang," imbuh Adib.

Karena bukan satwa dilindungi dan tak bisa serta merta disita, Adib hanya bisa mengimbau masyarakat agar tidak memelihara hewan liar. Kejadian Rizky tewas dipatok ular, lanjut Adib, akan dijadikan bahan kampanye BKSDA terkait imbauan tak memelihara satwa liar.


"Kita cuma bisa mengimbau, misalnya memelihara anjing yang ganas, kita imbau. kami, Pak RT, Pak Lurah sama pemikirannya, kenapa sih (satwa liar) tidak dibiarkan liar di alam?" ujar Adib.

"Ini salah satu bahan kami dan mitra untuk melakukan penyadaran terhadap masyarakat tentang hewan liar. Nanti kita kampanye untuk menikmati hewan liar di alam saja," sambung dia.


Adib menjelaskan satwa liar jika diperlihara, akan merasa terdesak. Dan jika merasa terdesak, maka akan menyerang pemeliharanya.

"Kita lihat perilaku satwa liar di alam, kalau tidak diganggu, dia tidak akan memnyerang. Satwa liar itu cenderung kalau merasa terancam mereka pergi, kecuali terdesak baru menyerang balik. Kalau diperlihara hewan liar itu, kan berarti posisinya terdesak," jelas Adib.

Sebelumnya, warga Palangka Raya Dewa Rizky Achmad (19) tewas dipatuk king cobra peliharannya. Rizky dipatuk peliharaannya saat sedang melakukan atraksi di car free day (CFD) Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (8/7).

Ular itu langsung diamankan sebelum Rizky tak sadarkan diri dan dilarikan ke UGD RSUD Doris Sylvanus. Nyawa Rizky tak tertolong. Dia meninggal dunia tadi di RSUD Doris Sylvanus sekitar pukul 08.30 WIB.

sebelum meninggal, Rizky memang sudah berwasiat ke keluarganya. Dia ingin agar ular itu dilepas ke alam liar.

Ular yang Bunuh Rizky Dilepas, BKSDA: Bukan Tanggung Jawab Kami
(aud/gbr)